Suara.com - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo mengincar kemenangan perdananya di kelas MotoGP pada seri balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (15/9/2019).
Pebalap rookie itu tampil apik sejak naik ke kelas para raja tahun ini.
Dari 12 balapan terakhir MotoGP 2019, Quartararo tiga kali naik podium dengan capaian terbaik menjadi runner-up di MotoGP Catalunya, Juni lalu.
Torehan apik Quartararo membuat Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali optimis timnya bisa mencetak sejarah di Sirkuit Misano nanti.
Sebagaimana diketahui, sejak era 4-tak pada 2002, seorang pebalap dari tim satelit Yamaha belum pernah sekalipun mampu merengkuh podium juara di ajang MotoGP.
"Di jalur cepat seperti Brno, Spielberg atau Silverstone, kami tidak memiliki peluang nyata untuk menang dengan (spesifikasi motor tim satelit) Yamaha," ujar Razlan dilansir dari Tuttomotoriweb, Kamis (5/9/2019).
"Tapi di jalur yang lebih lambat dan berliku seperti Misano, kami mungkin akan berhasil (meraih podium juara)," sambungnya.
Seperti diketahui, Fabio Quartararo mampu bersaing dengan para rider papan atas, meski secara spesifikasi motor lebih rendah dari rider pabrikan Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi.
Baca Juga: Ward: Floyd Mayweather Mungkin Akan Kembali Tarung Asal Dibayar...
Rider Prancis itu masih menggunakan spesifikasi motor Yamaha YZR-M1 tahun lalu.
Hal itu pulalah yang membuat Razlan realistis terkait peluang dua ridernya—Quartararo dan Franco Morbidelli—bersaing memperebutkan posisi terbaik hingga akhir musim.
"Kami tentu tidak berharap berada dalam posisi fantastis setelah 12 seri balapan di balapan musim pertama kami," pungkasnya.
Berita Terkait
-
MotoGP 2019: Masih Kompetitif di Usia 40, Eks Rival Ungkap Rahasia Rossi
-
Rossi: Kami Punya Sesuatu yang Baru untuk Tahun Depan
-
MotoGP 2019: Quartararo Puncaki Hari Terakhir Tes di Misano
-
Berita Sport Pilihan: Permintaan Rossi Dikabulkan, Garcia Tantang Pacquiao
-
Akhirnya, Yamaha Kabulkan Permintaan Rossi yang Tertunda 2,5 Tahun
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1