Suara.com - Manajer Tim Indonesia Susy Susanti menargetkan membawa pulang tiga medali emas dari Kejuaraan Dunia Junior 2019. Satu diantaranya diharapkan datang dari nomor beregu.
Susy menyebut target itu berbekal dari hasil baik di Kejuaraan Asia Junior 2019 (Asian Junior Championship/AJC) di Suzhou, China, 20-28 Juli lalu.
Saat itu, Tim Indonesia meraih dua emas dan satu perak. Medali perak diraih dari nomor beregu.
Sedangkan medali emas datang dari nomor perorangan lewat ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan ganda campuran Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil.
"Kalau ditanya target beregu, ya kami sih maunya juara, ini kesempatan banget," ujar Susy, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (16/9/2019).
"Mudah-mudahan pemain-pemain kita siap tanding dan belajar dari kesalahan di AJC kemarin, untuk lebih tough, mau kerja keras, dalam situasi kritis mereka harus lebih yakin lagi," lanjutnya.
"Untuk target perorangan, kami maunya minimal dua gelar, setidaknya seperti di AJC. Tapi kami berharap lebih dari itu," pungkas Susy.
Kejuaraan Dunia Junior 2019 akan dilangsungkan di Kazan, Rusia pada 30 September-13 Oktober mendatang.
Ajang bergengsi di kelompok U-19 ini akan memainkan format pertandingan beregu campuran seperti di Piala Sudirman untuk di nomor beregu.
Baca Juga: Susy Susanti Kenang BJ Habibie: Antara Kerusuhan 1998 dan Thomas-Uber
Skuat Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2019:
TUNGGAL PUTRA
Pemain: Christian Adinata, Yonathan Ramlie, Syabda Perkasa Belawa, Bobby Setiabudi
Pelatih: Jeffer Rosobin
TUNGGAL PUTRI
Pemain: Putri Kusuma Wardhani, Stephanie Widjaja, Yasnita Enggira Setiawan, Aisyah Sativa Fatetani
Pelatih: Herli Djaenudin
GANDA PUTRA
Pemain: Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Dwiki Rafian Restu, Bernardus Bagas Kusuma Wardana, Muhammad Galih Rezka Ramadhan, Gavy Anak Satryadi
Pelatih: David Yedija Pohan
GANDA PUTRI
Pemain: Putri Syaikah, Nita Violina Marwah, Febriana Dwipuji Kusuma, Amalia Cahaya Pratiwi, Melani Mamahit, Tryola Nadia
Pelatih: Rudy Gunawan Haditono
GANDA CAMPURAN
Pemain: Leo Rolly Carnando, Indah Cahya Sari Jamil, Dwiki Rafian Restu, Metya Inayah Cindiani, Andre Timotius Tololiu, Dinda Dwi Cahyaning, M. Lucky Andres Apriyanda, Helena Ayu Puspitasari
Pelatih: Vita Marissa
Berita Terkait
-
Kirim 26 Pemain, Ini Skuat Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2019
-
3 Kali Gagal di Kejuaraan Dunia, Marcus: Belum Rezeki
-
Susy Susanti Kenang BJ Habibie: Antara Kerusuhan 1998 dan Thomas-Uber
-
Polemik PB Djarum dan KPAI, Susy: Kalau Tak Peduli, Jangan Tuntut Prestasi
-
Selepas Gantung Raket, Hendra Setiawan Akan Jadi Pelatih?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan