Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad / Winny Oktavina Kandow akan menghadapi lawan berat di perempat final China Open 2019. Mereka ditunggu wakil China peringkat dua dunia, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping.
Di atas kertas, Tontowi / Winny tak difavoritkan untuk memenangkan laga ini. Namun, Owi --sapaan akrab Tontowi-- tetap berpikir positif, mentalnya tak kendur dan menilai segala kemungkinan bisa terjadi di atas lapangan.
Tontowi menjelaskan salah satu aspek yang menjadi fokusnya dan Winny dalam laga nanti adalah perihal penerapan pola main.
Jika berhasil tampil konsisten, eks parnter Liliyana Natsir itu optimis Wang/Huang yang kerap jadi batu sandungan wakil-wakil Indonesia, bisa dihentikan.
"Mereka cukup kuat, tapi sebenarnya kalau bisa menerapkan pola yang benar, kami bisa," ujar Tontowi Ahmad dalam rilis yang diterima Suara.com, Jumat (20/9/2019).
"Kami harus optimis, lawan pun menghadapi pola main kami sebetulnya tidak enak, tapi kami tidak bisa konsisten menerapkan pola ini dari awal sampai akhir," sambungnya.
Tercatat ini akan menjadi perjumpaan perdana Tontowi / Winny dengan Wang/Huang. Namun, bagi Tontowi pribadi, ini akan menjadi pertemuan kelima.
Pada empat laga sebelumnya, ia masih berpasangan dengan Liliyana, dengan rekor pertemuan yang kurang baik, yakni kalah 1-3.
Baca Juga: Jadwal 8 Besar China Open 2019 Hari Ini: Trio Ganda Indonesia vs Jepang
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Masuki Tahap Turnamen, Owi/Butet Soroti Peningkatan Kualitas Peserta Audisi Umum PB Djarum 2025
-
Duet Maut! Tontowi Ahmad dan Marsha Aruan Sabet Juara Bulu Tangkis di Turnamen Olahraga Selebriti Indonesia Season 3
-
PB Djarum Gelar Kejuraan Klub Mitra, Richard Mainaky Turun Gunung Berbagi Ilmu
-
Audisi Umum PB Djarum 2023: Dipantau Tontowi Ahmad, Kandidat Peraih Super Tiket Mulai Terlihat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026