- Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir menilai peserta audisi tahun ini lebih baik secara teknik, mental, dan daya juang.
- Dari 1.729 peserta, hanya 383 yang masih bertahan di tahap turnamen.
- Audisi menjadi wadah melahirkan bibit bulutangkis masa depan dengan semangat juang tinggi.
Suara.com - Gelaran Audisi Umum PB Djarum 2025 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, kini memasuki tahap turnamen pada Rabu (10/9).
Dari 1.729 peserta yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia, hanya 383 atlet muda yang masih bertahan dan berjuang memperebutkan tiket menuju tahap berikutnya.
Di balik ketatnya persaingan, sorotan tertuju pada legenda bulutangkis Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir atau yang dulu dikenal dengan panggilan Owi/Butet.
Pasangan ganda campuran peraih emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu kompak menilai bahwa kualitas para peserta tahun ini semakin meningkat.
Tidak hanya dari sisi teknik, peningkatan juga terlihat di aspek daya juang dan mental bertanding.
“Audisi Umum tahun ini saya melihat lebih baik ya secara kualitasnya. Tapi bukan hanya kualitas yang kami lihat, mental bertanding, daya juang dan sektor lainnya juga kami perhatikan,” ujar Liliyana.
Hal senada disampaikan Tontowi.
“Saya juga lihat tahun ini kualitasnya lebih baik. Ada beberapa atlet yang saya lihat bagus secara teknik dan semangatnya tinggi, mudah-mudahan bisa konsisten dan masuk ke karantina," kata Tontowi.
"Semoga audisi ini bisa melahirkan bibit-bibit unggul dan menjadi pemicu anak-anak supaya bisa lebih termotivasi dan semangat lagi menjadi atlet bulutangkis profesional,” imbuhnya.
Baca Juga: Susy Susanti Ungkap Kriteria Atlet Muda Berbakat saat Pantau Langsung Audisi Umum PB Djarum 2024
Tingginya kualitas peserta tak lepas dari semangat mereka yang terus berjuang untuk menjadi bagian dari PB Djarum.
Misalnya Jisrel Elfiano Lumoindong dari KU U-11 Putra asal Manado. Di usia 10 tahun, ia kembali ikut audisi dengan motivasi mengikuti jejak sang kakak, Aurellia Florenza, yang sudah lebih dulu diterima PB Djarum pada 2023.
“Di tahun 2024, saya memang sengaja tidak ikut Audisi Umum PB Djarum karena ingin fokus latihan untuk meningkatkan kemampuan," kata Jisrel.
"Tahun ini saya kembali berjuang di Kudus dan optimis melangkah lebih jauh dari sebelumnya serta meraih Super Tiket. Saya ingin mengikuti jejak kakak yang sudah berhasil menjadi atlet PB Djarum dengan banyak prestasi."
Ada juga kisah inspiratif dari Natthania Alaika Djamal atau Attha asal Bali. Tahun lalu ia sempat meraih Super Tiket hingga tahap karantina, namun gagal bergabung karena kondisi fisiknya menurun.
Tahun ini, ia datang dengan persiapan lebih matang, bahkan membiayai keikutsertaannya dari hadiah berbagai turnamen yang dimenanginya sepanjang 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026