Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari mendapat kesempatan membela Indonesia di SEA Games 2019 Filipina. Tak ingin membuang kesempatan, keduanya membidik target untuk bisa meraih medali.
Rinov/Pitha menjadi satu dari dua pasangan ganda campuran Merah Putih yang dikirim ke Filipina. Satu wakil lainnya adalah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
"Ini turnamen penting juga, kami harus bisa lebih perform dibandingkan turnamen lainnya. Minimal kami harus bisa mendapatkan medali, apapun itu," ujar Rinov saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Rinov menyadari ajang multi event memiliki perbedaan karakteristik dengan single event seperti turnamen BWF World Tour. Paling mendasar, multi event memiliki tekanan besar lantaran sang pemain secara langsung membela nama Indonesia.
Hal itulah yang membuat pebulutangkis 19 tahun itu menganggap SEA Games 2019 sebagai ajang yang sangat penting. Di samping untuk membela Indonesia, event besar disebutnya penting untuk memperkaya pengalaman.
"Juga yang terpenting ini untuk mencari pengalaman. Bagaimana caranya meghadapi tekanan di pertandingan yang sangat penting seperti ini," beber Rinov.
"Saya sendiri tidak ada merasa berbeda, hanya mungkin konsentrasi sendiri harus lebih lagi dan fokusnya ditingkatkan," sambungnya.
Sementara Pitha Haningtyas Mentari memandang SEA Games 2019 sebagai sesuatu yang sangat menarik. Apalagi, pesta olahraga terakbar se-Asia Tenggara itu akan menjadi multi event pertama sepanjang kariernya.
"Ini multi event pertama saya. Sangat excited karena belum pernah dan belum tahu. Banyak yang ingin saya cari tahu, semoga kami bisa memberikan yang terbaik," beber Mentari.
Baca Juga: 5 Best Otomotif Pagi: Duel Kawasaki - Aprilia, Ban Isi Angin Sendiri
"Karena kalau sudah dipilih dan diberi kesempatan, ya harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Junas Miradiarsyah Ungkap Rahasia di Balik LIMA UNIFEST 2026: Baru, Inovatif, dan Festive!
-
Usai Juara Thailand Open 2026, Chafidz Yusuf Soroti Konsistensi Leo/Daniel
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Juara Thailand Open 2026, Leo/Daniel Diingatkan soal Konsistensi
-
Klasemen MotoGP 2026: Berkah Penalti Catalunya, Marco Bezzecchi Makin Kokoh Tinggalkan Jorge Martin
-
Johann Zarco Lolos dari Maut usai Kaki Terjepit Roda Motor Bagnaia di MotoGP Catalunya
-
Horor MotoGP Catalunya 2026: Patah Tulang Leher, Alex Marquez Jalani Operasi Pasca Kecelakaan Parah
-
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Start Posisi 20, Veda Ega Pratama Sukses Finis Kedelapan