Suara.com - Marc Marquez baru saja mengunci gelar juara dunia MotoGP 2019 setelah memenangi secara dramatis balapan di Sirkuit Buriram, Thailand pada akhir pekan lalu.
The Baby Alien memperlebar jarak dari pesaing terdekatnya, pembalap tim Ducati, Andrea Dovizioso menjadi 110 poin di mana balapan tinggal menyisakan empat seri lagi.
Dengan poin maksimal jika Dovizioso memenangi semua balapan dan MArquez gagal finis hanya 100 poin, capaian milik pembalap asal Spanyol itu jelas sudah tak terkejar.
Dominan di sepanjang musim bukti bahwa Marquez memang luar biasa. Lalu muncul di benak, apa sih rahasia kesuksesan pembalap Repsol Honda itu?
Sebelum membahas rahasia juara dunia delapan kali itu, mari lihat bagaimana rekan setimnya, Jorge Lorenzo berada di musim 2019 ini.
Mantan pembalap Ducati itu begitu terseok-seok sepanjang musim. Dirinya bahkan kesulitan untuk bisa naik podium di gelaran MotoGP 2019 ini.
Jadi kemenangan demi kemenangan yang diraih Marc Marquez selama ini murni karena keahliannya mengendarai sepeda motor. Hal itu dibenarkan oleh Cal Crutchlow, pembalap yan juga bernaung di tim Honda.
"Honda memiliki pembalap terbaik. Cara balapan Marc memang berbeda dari kita semua," ujar Cal Crutchlow di sebuah kesempatan.
Pembalap asal Inggris itu kemudian memaparkan beberapa kelemahan dan kelebihan mesin Honda yang ditunggangi dirinya dan Marquez.
Baca Juga: Valentino Rossi Ketakutan Prestasinya yang Satu Ini Disamai Marc Marquez
"Sejauh ini menjadi sepeda motor yang paling menguras fisik untuk dikendarai. Sepeda motornya tak dapat menikung dengan baik, namun sangat baik dalam titik pengereman," tambah Cal Crutchlow.
Dengan hasil yang dicapai Marquez dalam beberapa tahun belakangan ini, dapat disimpulkan selain kerja sama tim, kemampuan Marquez dalam menjinakkan kuda besinya memang luar biasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora