Suara.com - MotoGP Jepang yang digelar akhir pekan ini bakal menjadi balapan yang spesial bagi Jorge Lorenzo.
Pembalap tim Repsol Honda tersebut dipastikan bakal menjadi pembalap termuda yang melakoni 200 balapan di kelas primer.
Lorenzo bakal menjalani balapan spesial tersebut pada usia 32 tahun 169 hari. Walaupun demikian, Lorenzo merasa bahwa dia bakal melakoni balapan tersebut dengan kesulitan.
Apalagi cedera punggungnya masih belum sembuh, membuat satu lagi alasan mengapa Lorenzo diprediksi bakal kembali tampil jeblok hingga akhir musim ini.
"Kami bertolak ke Jepang setelah dua pekan sulit. Saya sendiri dan tim kami punya ide untuk dicoba di Motegi, kami berharap kami bisa kembali kompetitif." ujarnya dikutip dari Crash.
"Saya punya kenangan indah dengan lintasan tersebut dan tentu saja balapan dengan motor Honda di depan publik Jepang bakal spesial." imbuhnya.
Saat ini Jorge Lorenzo tengah menjalani musim terburuknya sebagai pembalap. Apalagi semenjak bergabung dengan Honda, Lorenzo tak pernah sekalipun untuk menyelesaikan balapan di urutan lima besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Janice Tjen Berpotensi Hadapi Petenis Putri No.1 Dunia di Indian Wells
-
Perang Saudara di All England 2026, Fajar/Fikri Bertekad Hapus Rekor Buruk Lawan Raymond/Joaquin
-
Strategi Jitu Bawa Fajar/Fikri ke Babak Kedua All England 2026
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Fokus Evaluasi, Ingin Kolektivitas Tim Dibenahi
-
Final Four Proliga 2026: Megawati Ingin Jakarta Pertamina Enduro Ulangi Prestasi Musim Lalu
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Leo/Bagas Kaget Permainan Ganda Taiwan Aktif dan Powerful
-
All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk
-
All England 2026: Karpet Abu-abu Bikin Salfok, tapi Raymond/Joaquin Tetap Sikat Ganda Korsel
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Rachel/Febi Akui Belajar Banyak dari Ganda China