Suara.com - Timnas Basket Indonesia tengah bernegosiasi dengan calon pemain naturalisasi. Pebasket asing itu didatangkan untuk menggantikan posisi Denzel Bowles.
Denzel Bowles batal dinaturalisasi Timnas Indonesia lantaran mengalami kendala adaptasi dan gangguan psikologis.
Selepas mengikuti Hualien Kwan-Fu International Basketball Tournament 2019, September lalu, pebasket 30 itu telah dipulangkan ke Amerika Serikat.
"Kami sedang dalam proses mencari pebasket naturalisasi lainnya," ujar Manajer Timnas Indonesia Fareza Tamrella, Jumat (18/10/2019).
"Saya belum bisa sebutkan namanya, karena dia masih terikat kontrak dengan klubnya saat ini. Dia berasal dari Amerika Serikat," sambungnya.
Pergantian pemain naturalisasi membuat skuat Timnas Basket Indonesia terancam tanpa pemain naturalisasi di SEA Games 2019.
Hal itu tak ditampik Fareza. Namun, dia menegaskan skuat Garuda tetap menunggu kedatangan pebasket asing anyar ini.
Sebab, tujuan Timnas tak hanya SEA Games 2019, melainkan juga kualifikasi FIBA Asia Cup 2021.
"Kalaupun kami mendapatkan calon pebasket asing, akan ada proses untuk mendapatkan paspor. Jadi (untuk SEA Games 2019) kita tetap membuka peluang," tuturnya.
Baca Juga: Pukul KO Sang Lawan hingga Koma, Conwell Tulis Surat, Isinya Bikin Haru
Timnas Indonesia akan bertolak ke Serbia pada 25 Oktober 2019. Mereka akan menjalani uji coba selama tiga minggu dengan klub-klub basket liga Serbia, sebelum kembali ke Tanah Air pada 17 November 2019.
Tag
Berita Terkait
-
Perdana Tampil di IBL, Louvre Langsung Pasang Target Tinggi
-
SEA Games 2019: Bawa Sabu, Pelatih Timnas MTB Indonesia Terancam Dicoret
-
SEA Games: Coret Denzel, Tim Indonesia Terancam Tanpa Pemain Naturalisasi
-
Rinov / Pitha Ingin Kalahkan Praveen / Melati di SEA Games 2019
-
Indonesia Menuju SEA Games 2019 Filipina: 45 Cabor, 45 Emas, dan 4 Besar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko