Suara.com - Atlet cantik Priscilla Annabel Karen berharap pemerintahan baru Kabinet Jokowi Jilid 2 bisa lebih perhatian terhadap cabang olahraga basket.
Menurut Karen, atlet-atlet basket Indonesia sejatinya tak kalah bertalenta dengan cabang-cabang olahraga yang lebih populer, seperti sepakbola dan bulutangkis.
Namun, hingga saat ini, pemerintah disebut Karen, masih belum mengarahkan perhatiannya pada cabor yang kerap mempersembahkan medali di ajang SEA Games tersebut.
Hal itu terlihat dari belum banyaknya gelanggang olahraga untuk basket yang memiliki fasilitas standar nasional, apalagi internasional.
"Sebenarnya dari basket itu banyak sekali peluang dan potensi untuk mengharumkan nama Indonesia. Tapi ya itu, karena kurangnya bantuan entah dana dan fasilitas, jadi latihan dan segala macamnya terbatas," ujar Karen saat dihubungi Suara.com, beberapa waktu lalu.
"Dari pemerintah memang ada gelanggang-gelanggang olahraga, cuma masih banyak yang belum berstandar nasional," sambungnya.
Lebih jauh, Karen merasa pemerintah harus lebih perhatian dalam pengembangan bola basket nasional. Tak terkecuali di nomor putri.
Timnas basket putri Indonesia sendiri cukup memiliki taji. Setidaknya di level Asia Tenggara.
Pada SEA Games 2017, Srikandi Merah Putih berhasil meraih medali perak.
Baca Juga: Kampiun Denmark Open 2019, Gelar Perdana Praveen Jordan / Melati Daeva
"Karena jarangnya fasilitas, akhirnya tempat latihan kita itu menumpang dari satu lapangan ke lapangan lainnya. Nah, kalau bisa, fasilitas itu diperbanyak. Intinya lebih diperhatikan," pungkas atlet cantik berusia 23 tahun ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko