Suara.com - Keberhasilan Fabio Quartararo finis kedua di MotoGP Jepang, Minggu (20/10), membuatnya mengunci status Rookie of the Year MotoGP 2019.
Pebalap Petronas Yamaha SRT itu kini telah mengumpulkan 163 poin. Poin tersebut sudah tak mungkin lagi bisa dikejar tiga pesaingnya.
Antara lain Joan Mir (Suzuki Ecstar/66 poin), Francesco Bagnaia (Pramac Racing/37 poin), dan Miguel Oliveira (Tech 3 KTM/33 poin).
Sebab, balapan hanya menyisakan tiga seri lagi. Itu artinya poin maksimal yang bisa diraih hanya 75 poin.
Quartararo menyebut, sejak awal dirinya memang memiliki misi untuk menjadi pendatang baru terbaik di MotoGP 2019.
"Saya senang karena misi kami sejak awal adalah menjadi pendatang baru terbaik, dan misi selesai," kata Quartararo, dikutip dari The Checkered Flag, Senin (21/10/2019).
"Dengan 163 poin yang diraih, itu pencapaian luar biasa. Sebab, kami menargetkan hanya antara 50 hingga 90 poin," ungkapnya.
"Kami telah membuat kejutan besar pada semua orang, dan senang sekali akhirnya saya bisa mengatakan bahwa saya adalah Rookie of the Year," tukas Quartararo.
Baca Juga: Kampiun Denmark Open 2019, Gelar Perdana Praveen Jordan / Melati Daeva
Berita Terkait
-
Akhir Musim, Rossi dan Hamilton Bertukar Peran di Lintasan
-
Hasil Lengkap MotoGP Jepang, Marquez Tak Terbendung, Rossi Melempem
-
Berita Olahraga Pilihan: Patrick Day Meninggal Empat Hari Usai Dipukul KO
-
MotoGP Jepang: Rins Incar Posisi Dovizioso
-
Top 5 Olahraga: Zarco Tunggangi Honda hingga Tania Posting Berhijab
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras