Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie atau yang akrab disapa Jojo, tak sepenuhnya puas bisa melaju ke semifinal French Open 2019.
Sebab, ia sejatinya bisa memenangkan babak perempat final, Jumat (25/10/2019) lalu, lebih cepat saat menghadapi Anders Antonsen (Denmark).
Banyaknya kesalahan sendiri yang dilakukan membuat Jojo harus merelakan game pertama direbut sang lawan, 17-21.
Untungnya unggulan keenam French Open 2019 ini bisa bangkit di dua game berikutnya, dan mengunci kemenangan dengan skor 21-19 dan 21-16.
"Pertama-tama saya mengucap syukur. Antonsen bermain sangat bagus," kata Jojo dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (26/10/2019).
"Di game pertama saya cukup kecewa karena sebenarnya saya sudah unggul. Tapi saya melakukan banyak kesalahan sendiri," ungkapnya.
"Di game kedua saya juga sudah unggul tapi tersusul lawan lagi. Di situ saya hanya berusaha melakukan yang terbaik, hingga akhirnya bisa menang di game kedua."
"Pada game ketiga saya rasa dia cukup cape karena saya paksa main reli. Saya terus coba yang terbaik," tukas Jojo.
Di semifinal French Open 2019 hari ini, Jojo akan menghadapi tunggal putra Denmark lainnya, Viktor Axelsen.
Baca Juga: Hadiri Sertijab Menpora, Kecantikan Putri Zainudin Amali Curi Perhatian
Tag
Berita Terkait
-
French Open 2019: Hadapi Pasutri Inggris, Praveen / Melati Jaga Fokus
-
Pulangkan Wakil China, Kevin / Marcus ke Semifinal French Open 2019
-
Eng Hiang Kecewa dengan Performa Greysia / Apriyani
-
Performa Merosot, Greysia/Apriyani Dilarang Main Medsos
-
Hadapi Thailand di French Open 2019, Praveen/Melati Incar Hattrick
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko