Suara.com - Beratnya laga babak kedua Hong Kong Open 2019 sudah terbayang di pikiran pasangan ganda putra Indonesia, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.
Mereka sudah harus 'saling sikut' dengan sang senior Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di Hong Kong Coliseum hari ini, Kamis (14/11/2019).
Wahyu/Ade mengatakan mereka sudah sama-sama mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Terakhir kali kedua pasangan bertemu yaitu di babak kedua Japan Open 2019, 25 Juli lalu.
Saat itu, Hendra/Ahsan dipaksa bekerja keras sebelum akhirnya menang 16-21, 21-18, dan 22-20.
Kemenangan tersebut membuat pasangan berjuluk The Daddies ini mencatatkan tiga kemenangan tanpa sekalipun kalah.
Kendati punya rekam jejak yang buruk, Wahyu/Ade tak ingin menyerah sebelum berperang.
Pasangan peringkat 25 dunia itu siap tampil nekat menghadapi unggulan kedua Hong Kong Open 2019 tersebut.
"Hendra/Ahsan bukan cuma banyak pengalaman, tapi kualitas permainan mereka memang lebih baik," puji Wahyu dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (13/11/2019).
Baca Juga: Tinju Dunia: Manny Pacquiao Ditantang Raja KO dari AS
"Kami harus lebih siap dan coba lebih nekat saja di lapangan," ungkapnya.
Laga antara Hendra/Ahsan vs Wahyu/Ade ini membuat Indonesia dipastikan meraih satu tempat di babak perempat final ganda putra Hong Kong Open 2019.
Tag
Berita Terkait
-
Kevin / Marcus Menang, Berikut Hasil Wakil RI di Hong Kong Open Hari Ini
-
Hong Kong Open 2019: Anthony Balas Kekalahan dari Long
-
Hong Kong Open 2019: Jojo Waspadai Pukulan Prannoy
-
The Daddies Menang, Ganda Putra Pastikan 1 Tempat 8 Besar Hong Kong Open
-
Sempat Kesulitan, Praveen / Melati Lolos Babak Kedua Hong Kong Open 2019
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko