Suara.com - Pembalap tim Repsol Honda, Jorge Lorenzo secara tiba-tiba mengumumkan bahwa dirinya akan pensiun seusai balapan di Sirkuit Valencia.
Pensiunnya pembalap asal Spanyol tersebut mengakhiri 18 tahun kiprahnya di kejuaraan dunia balap motor MotoGP.
Selama berkiprah di MotoGP, Jorge banyak menunjukkan catatan istimewa sebagai pembalap. Apa saja itu?
'Klub' 200 seri balapan
MotoGP Jepang musim ini menjadi laga di mana Lorenzo membukukan 200 seri balapan di kelas primer. Catatan tersebut membuatnya menjadi pembalap Spanyol kedua setelah Dani Pedrosa.
Selain itu, dengan usia 32 tahun 169 hari, Lorenzo menjadi pembalap termuda dengan catatan rekor tersebut.
Juara dunia lima kali
Selama di kejuaraan dunia, Lorenzo lima kali meraih titel dengan rincian dua kali sebagai juara dunia kelas menengah (Moto2) dan tiga kali di kelas primer (MotoGP).
Catatan tersebut juga membuatnya menjadi pembalap Spanyol dengan trofi terbanyak ketiga, di bawah Marc Marquez (8) dan juga Angel Nieto (12+1).
Baca Juga: STOP PRESS! Jorge Lorenzo Pensiun dari MotoGP
Pernah mendulang rekor poin terbanyak
2010, Lorenzo menjadi pembalap dengan poin terbanyak dalam satu musim, 383 poin, sebelum rekor tersebut dipatahkan oleh Marc Marquez musim ini.
Istimewa di Ducati
Datang dari tim Yamaha, Lorenzo mulanya kesulitan saat bergabung dengan Ducati. Namun pembalap tersebut berhasil meraih kemenangan pertamanya setelah 24 balapan.
Catatan ini hanya kalah dari Loris Capirossi (6 balapan) dan Casey Stoner (1 balapan).
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar