Suara.com - Pembalap MotoGP asal Prancis, Johann Zarco agaknya merasa trauma seusai bergabung dengan KTM.
Merasa mantan timnya kurang kompetitif, Zarco yang kini bergabung dengan LCR Honda kapok bergabung dengan tim 'gurem' di MotoGP.
Ditambah lagi, saat ini ia dihubungkan dengan tim satelit Ducati, Avitia Racing. Terkait hal tersebut, ia melontarkan pernyataan pedas.
"Saya menginginkan tim yang bagus dan motor yang bagus. Bagi saya Avintia bukanlah tim kuat, jika saya harus kehilangan lebih banyak, saya lebih baik ikut Moto2," ujar Zarco dikutip dari Crash.
"Saat ini saya mengincar kursi tim Repsol Honda," imbuhnya.
Selain itu, Johann Zarco yang start dari posisi 13 di MotoGP Valencia berujar bahwa dirinya mau tak mau harus masuk 8 besar untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai pembalap top.
"Saya kecewa dengan posisi saya. Namun saya pikir motor ini bisa masuk lima besar jadi jika saya melakukannya dengan baik, saya bisa di sana, namun tentu itu tak mudah," tukas Johann Zarco.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi