Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyebut target tinggi yang dipatok Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada kontingen Indonesia di SEA Games 2019 harus dipandang positif.
Sebelumnya, Jokowi menargetkan kontingen Indonesia menempati dua besar klasemen perolehan medali SEA Games 2019.
Hal itu disampaikan Jokowi usai melepas Tim Indonesia ke SEA Games 2019 di Istana Bogor, Rabu (27/11/2019) sore WIB.
Melalui Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto, Kemenpora menyebut target tinggi yang dipatok Jokowi harus dijadikan pelecut semangat atlet-atlet Indonesia.
"Sah-sah saja, namanya Kepala Negara. Dahulu waktu Asian Games 2018 juga kami diberikan target seperti itu (tinggi)—dan nyatanya melebihi target," ujar Gatot di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).
"Poinnya adalah ini harus dijadikan sebagai pelecut, sebagai cambuk agar atlet-atlet betul-betul punya semangat tinggi," sambungnya.
Beberapa waktu sebelumnya, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Kemenpora sepakat mencanangkan target lima besar di SEA Games 2019.
Kontingen Merah Putih diharapkan minimal bisa merebut 45 medali emas dalam usaha memenuhi target yang telah melalui perhitungan rinci tersebut.
Gatot tak menampik bahwa target di SEA Games 2019 yang diminta Jokowi sungguh berat untuk digapai.
Baca Juga: Bantah Klaim Wilder, Ini Petinju dengan Pukulan Terkeras Versi Foreman
Namun, kata Gatot, yang bisa dilakukan Kontingen Merah Putih sekarang adalah bekerja keras.
"Saya akui kerja berat. Jujur. Tapi saya salut sama pak Presiden karena Presiden ya memang harus seperti itu," pungkas Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.
Berita Terkait
-
Debut di SEA Games 2019, Karateka Tomboy Maya Sheva Pede Rebut Emas
-
Perkara Makanan Halal di SEA Games 2019, Kemenpora Minta Cabor Lebih Teliti
-
Presiden Jokowi Janjikan Bonus Bagi Atlet Peraih Medali
-
Top 5 Olahraga: Soal Makanan Halal di SEA Games, Dunia Bulutangkis Berduka
-
Soal Kans Indonesia Juara Umum SEA Games 2019, Gatot: Tidak Mungkin
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini
-
Kutukan Tuan Rumah Terpatahkan! UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Final Campus League 2026 Jakarta
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello