Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan diminta untuk menjaga kondisi fisik demi menjaga performa jelang keikutsertaan di Olimpiade 2020.
Hendra / Ahsan memang belum dipastikan lolos ke pesta olahraga terakbar di dunia tersebut. Namun, mereka jadi kandidat kuat untuk merebut tiket Olimpiade 2020 bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon.
Pasangan berjuluk The Daddies itu kini duduk diperingkat kedua klasemen kualifikasi Race to Tokyo. Mereka berada satu strip di bawah Kevin / Marcus.
Keberhasilan Hendra / Ahsan menduduki posisi kedua Race to Tokyo didasari oleh performa apik keduanya sepanjang kalender kompetisi 2019.
Kendati bermain secara profesional, alias membayar sendiri semua biaya mengikuti turnamen, Hendra / Ahsan tampil cemerlang dengan capaian 11 kali melaju ke babak final.
Dari torehan tersebut, The Daddies berhasil mengkonversinya menjadi empat gelar juara yakni All England, New Zealand Open, Kejuaraan Dunia, dan BWF World Tour Finals.
Pelatih Herry Iman Pierngadi mengaku takjub dengan penampilan Hendra / Ahsan sepanjang 2019.
Namun, sebagai pemain yang sudah berumur, juru taktik berjuluk Naga Api itu mewanti-wanti Hendra / Ahsan untuk menjaga kondisi fisiknya.
"Ya jaga saja kondisi fisiknya. Untuk mereka itu maintainence hanya sekedar fisik saja, karena sudah matang," ujar Herry.
Baca Juga: Herry IP Tak Ingin The Minions Jumpa Endo / Watanabe di Olimpiade
"Karena mereka berdua ini pemain senior, kondisi fisiknya yang harus dijaga," tambahnya, saat dihubungi Suara.com, Minggu (22/12/2019).
Olimpiade 2020 akan berlangsung di Tokyo, Jepang. Gelaran multievent empat tahunan itu akan bergulir mulai 24 Juli hingga 9 Agustus 2020
Berita Terkait
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
-
All England 2025: Sabar/Reza Optimis Dilatih Hendra Setiawan
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis