Suara.com - Juara dunia MotoGP 2019, Marc Marquez membuat pengakuan yang mengejutkan menjelang musim baru MotoGP. Dirinya mengaku ragu bisa meneruskan dominasi di ajang MotoGP 2020.
Ada beberapa hal yang dirasa mengganjal oleh pembalap Repsol Honda asal Spanyol. Beberapa diantaranya adalah porformanya di musim lalu yang luar biasa.
"Bakal sulit meningkatkan hasil pada musim balapan 2020. Tapi anda harus selalu mencoba perbaiki diri," ungkap pembalap berjuluk The Baby Alien seperti dilansir dari Speedweek, Senin (6/1/2020).
Marquez memang sangat mendominasi pada musim balapan 2019. Dirinya selama musim tersebut naik podium sebanyak 18 kali yang mana 13 kalinya menyabet juara pertama.
Sementara 'cacat podium' yang didapatnya adalah 5 kali sebagai runner up dan gagal finis di MotoGP seri Amerika Serikat.
Selain itu, penampilannya tersebut disebutnya akan memacu dan memicu pembalap lain untuk melibasnya di arena balapan.
Meski begitu, dirinya masih memendam optimisme dan meminta tim Repsol Honda untuk 'meracik' motor Honda RC213V yang mampu mendukung keinginannya di balapan musim depan.
"Saya tahu musim depan bukan hanya pembalap yang jadi faktor penting. Kami berkecimpung dalam olahraga di mana ada dukungan dari tim dan motor. Semuanya harus bekerja sebaik mungkin dan juga harus paham level persaingan dengan para rival," pungkasnya.
Baca Juga: Tips Jenaka Legenda MotoGP untuk Hentikan Hegemoni Marc Marquez
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Jadwal Lengkap IBL 2026 Pekan Ke-6: Menanti Aksi Juara Bertahan dan Derbi Jakarta
-
Fun Walk Meriahkan Milad 4 Windu Nurul Fikri, Satukan 700 Peserta dalam Semangat Kebersamaan
-
Ribuan Pelari Padati GBK, Gerakan 'Care for Sumut' Kumpulkan Dana Pemulihan Bencana
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
BATC 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Menang Dramatis Meski Cedera, Indonesia Unggul 2-1 atas Thailand
-
Carabao Billiards Indonesia Cetak Sejarah, Tiga Turnamen Internasional Sekaligus Pecahkan Rekor MURI
-
Pelita Jaya Dapat Dukungan Tambahan dalam Mengarungi IBL 2026