Suara.com - Gregoria Mariska Tunjung terpaksa kembali harus mengakui keunggulan, Ratchanok Intanon, saat keduanya bertemu di babak pertama Malaysia Masters 2020, Rabu (8/1).
Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Gregoria takluk dari tunggal putri terbaik Thailand tersebut, dengan skor akhir 24-22, 19-21, dan 15-21.
Pertarungan kedua pemain berlangsung sengit. Gregoria unggul lebih dulu di game pertama, sebelum Intanon mampu memaksa laga berlanjut ke game ketiga.
Di game penentuan, pertarungan berlangsung seri. Kejar-mengejar angka dilakukan kedua pemain.
Namun Intanon bermain lebih stabil hingga akhir permainan. Ia pun berhasil mengalahkan Gregoria dan melaju ke babak kedua turnamen bulutangkis BWF World Tour Super 500 ini.
Kekalahan Gregoria membuat Indonesia hanya meloloskan lima wakil.
Berikut hasil lengkap wakil RI di babak pertama Malaysia Masters 2020 hari ini:
- [Tunggal Putra] Shesar Hiren Rhustavito (Indonesia) vs Lee Cheuk Yiu (Hong Kong): 18-21 dan 16-21
- [Ganda Campuran] Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) vs Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich (Jerman): 21-16 dan 21-19
- [Ganda Putri] Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto (Indonesia) vs Li Wen Mei/Zheng Yu (China): 21-14, 10-21, dan 9-21
- [Tunggal Putra] Tommy Sugiarto (Indonesia) vs Viktor Axelsen (5-Denmark): 13-21 dan 8-21
- [Tunggal Putri] Ruselli Hartawan (Indonesia) vs Yeo Jia Min (Singapura): 10-21, 21-11, dan 21-16
- [Tunggal Putra] Jonatan Christie (6-Indonesia) vs Liew Daren (Malaysia): 21-10, 16-21, dan 21-15
- [Ganda Putra] Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (1-Indonesia) vs Lin Chia Yu/Yang Ming-Tse (China Taipei): 21-17 dan 21-8
- [Ganda Campuran] Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (5-Indonesia) vs Man Wei Chong/Tan Pearly Koong Le (Malaysia): 18-21 dan 13-21
- [Ganda Campuran] Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (Indonesia) vs Lee Yang/Yang Ching Tun (China Taipei): 18-21, 21-16, dan 18-21
- [Tunggal Putri] Fitriani (Indonesia) vs Cai Yan Yan (China): 10-21 dan 12-21
- [Tunggal Putra] Anthony Sinisuka Ginting (8-Indonesia) vs Huang Yu Xiang (China): 16-21 dan 20-22
- [Tunggal Putri] Gregoria Mariska Tunjung (Indonesia) vs Ratchanok Intanon (5-Thailand): 24-22, 19-21, dan 15-21
- [Ganda Campuran] Ricky Karanda Suwardi/Pia Zebadiah Bernadet (Indonesia) vs Tan Kian Meng/Lai Pei Jing (Malaysia): 21-17 dan 21-4
Keterangan: Angka di depan nama negara merupakan nomor unggulan di Malaysia Masters 2020.
Baca Juga: Terbawa Emosi, Petenis Ini Lukai Ayahnya dengan Raket dan Dimarahi Ibu
Berita Terkait
-
Anthony Tersingkir, Indonesia Sisakan Jojo di Malaysia Masters 2020
-
Malaysia Masters 2020: Jonatan Christie Bungkam Perlawanan Wakil Tuan Rumah
-
Lolos ke Babak 2 Malaysia Masters, Kevin / Marcus Tak Beri Lawan Berkembang
-
Malaysia Masters: Fadia / Ribka Tersingkir, Ganda Putri RI Sisakan 1 Wakil
-
Malaysia Masters 2020: Hendra/Ahsan Waspadai Wakil China Taipei
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati