Suara.com - Marc Marquez boleh jadi meraih prestasi gemilang pada MotoGP 2020. Mulai dari menjadi juara dunia, memperoleh rekor poin terbanyak, serta sendirian membawa timnya menjadi juara konstruktor dan juara tim.
Dengan umur yang masih muda, ia diprediksikan masih bakal melanjutkan tren positif.
Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa dirinya tak memiliki celah. Dilansir dari Crash, ini empat faktor yang diprediksi bakal menjadi penghalang Marc Marquez untuk meraih gelar. Apa saja?
1. Banyak rival
Walaupun rival dari Marc Marquez sudah banyak sejak dari awal, akan tetapi ada yang berbeda di MotoGP musim ini.
Misalnya saja, Yamaha yang mulai menghimpun kekuatan besar-besaran, seperti mendatangkan Jorge Lorenzo sebagai pembalap tes, adanya beberapa pembaruan pada motor, serta keputusan untuk mulai fokus pada Fabio Quartararo, membuat perlawanan sengit dari tim Yamaha diprediksi bakal membuat Marc Marquez kesulitan.
Selain itu, Ducati tentu mempunyai agenda tersembunyi terkait alat-alat 'aneh' seperti halnya pada musim lalu, di mana mereka menggunakan perangkat aerodinamika di area swingarm.
Selain itu, Andrea Dovizioso diprediksi bakal tampil makin totalitas, mengingat usianya yang tak lagi muda, membuat musim ini menjadi peluang terbaik baginya.
2. Formulanya mulai terbaca
Baca Juga: DPR Singgung Kasus Jiwasraya Mulai Gerogoti IHSG, Anjlok Hampir 5 Persen
Dalam beberapa musim terakhir di mana Marc Marquez mendominasi, kompetisi kerap diawali dengan keunggulan Marc di tabel klasemen, membuat dirinya lebih bijak dan tidak gegabah di setiap balapan.
Imbasnya ia bisa selalu konsisten meraih podium. Namun, beda halnya ketika dirinya ketinggalan poin terlebih dahulu, seperti pada MotoGP 2015. Ia pun menjadi lebih agresif bahkan nekat terlibat dalam insiden.
3. Cedera bahu
Cedera bahu yang dialami oleh Marc Marquez musim ini diprediksi bakal menjadi penghambat, mengingat masa penyembuhan yang lebih lambat dibandingkan dengan musim lalu.
Jika ia tak tampil maksimal di awal kompetisi, bukan tak mungkin bahwa para rival bakal secara bergantian untuk mengambil keuntungan poin sebelum Marc Marquez pulih dan mengejar ketertinggalan.
4. Beban saudara
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Musyawarah PERBASASI DKI Jakarta Lancar, Fokus Pengembangan Prestasi dan Persiapan Menuju PON
-
NOC Indonesia Tetapkan Dua Anggota Baru Usai Rapat Anggota Tahunan
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat