Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon menargetkan gelar juara saat mengikuti ajang All England 2020. Kendati demikian, mereka enggan tergesa-gesa.
Kevin / Marcus merupakan ganda putra peraih dua gelar All England. Mereka merebut tahta turnamen bulutangkis tertua di dunia itu pada edisi 2017 dan 2018.
Sayangnya, di All England tahun lalu, pasangan berjuluk The Minions ini gagal menciptakan hattrick gelar, setelah secara mengejutkan kandas di babak pertama.
Podium kemenangan pun diamankan kompatriot sekaligus seniornya di Pelatnas PBSI, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan.
Di edisi All England 2020, tekad Kevin / Marcus tetaplah sama. Peringkat satu dunia ini ingin kembali merasakan podium kemenangan.
Meski berambisi meraih gelar, Marcus Fernaldi Gideon menegaskan bahwa dirinya dan Kevin tak ingin terlalu menggebu-gebu, dan hanya ingin fokus di setiap laga.
"Targetnya ingin juara, tapi kan tidaktahu nanti kedepannya seperti apa. Jadi ya nikmati saja pertandingannya," ujar Marcus dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (11/3/2020).
"Optimis harus, tapi tetap harus balance. Tidak boleh terlalu optimis, jangan juga terlalu pesimis," tambahnya.
Di babak pertama All England 2020, Kevin / Marcus akan menghadapi Jason Anthony Ho Shue / Nyl Yakura (Kanada). Ini akan jadi pertemuan perdana antar kedua pasangan.
Baca Juga: Tampil di All England 2020, Sindhu Tolak Jabat Tangan, Cukup Namaste
All England 2020 akan berlangsung di Arena Birmingham, Inggris. Turnamen bulutangkis tertua di dunia itu dijadwalkan bergulir pada 11-15 Maret 2020.
Berita Terkait
-
Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti
-
Bintang Dunia Ikut Tanding, Predator PBC Indonesia International Open 2025 Siap Digelar di Jakarta
-
Terbongkar Alasan Kevin/Marcus Kembali Tampil Bersama, Fans The Minions Jangan Kecewa
-
Viral Kevin/Marcus 'Reuni' Main Bulu Tangkis, Lawannya Diduga Eks Ketua KPK Firli Bahuri!
-
Acara Perpisahan Marcus/Kevin Batal Digelar di Indonesia Open 2024, Kenapa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko