- Gideon Badminton Academy (GBA) mengembalikan biaya latihan sebesar Rp162 juta kepada Joven Farandi sebagai bentuk apresiasi karena berhasil masuk Pelatnas PBSI jalur mandiri.
- Joven Farandi bersama pasangannya, Joseph Marcellino Kyta, lolos ke Pelatnas Cipayung usai keluar sebagai juara ganda putra pada ajang Seleknas PBSI 2026.
- Selama dua tahun terakhir, GBA yang didirikan pada 2022 telah berhasil menyumbangkan total empat atlet binaannya ke pusat pelatihan nasional.
Suara.com - Sebuah kisah inspiratif datang dari dunia bulu tangkis nasional ketika Gideon Badminton Academy (GBA) memberikan penghargaan luar biasa kepada atlet binaannya.
Akademi yang dikomandoi oleh mantan ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon, ini memutuskan untuk mengembalikan biaya latihan senilai Rp162 juta kepada sang atlet, Joven Farandi.
Apresiasi berupa uang ratusan juta tersebut diberikan setelah Joven sukses menembus ketatnya persaingan Seleksi Nasional (Seleknas) 2026 dan resmi masuk ke Pelatnas PBSI Cipayung.
Joven Farandi diketahui telah menjalani program latihan secara mandiri alias non-beasiswa di GBA selama kurun waktu dua tahun terakhir.
Selama periode tersebut, Joven dan keluarganya telah merogoh kocek hingga total Rp162 juta untuk biaya pembinaan.
"Ini bentuk apresiasi untuk atlet yang masuk pelatnas dari jalur biaya mandiri, bukan beasiswa," ujar CEO Gideon Badminton Academy, Marcus Fernaldi Gideon, di Jakarta pada Selasa.
Marcus berharap langkah pengembalian dana ini dapat memantik semangat atlet-atlet muda lainnya untuk tidak menyerah dalam meraih mimpi.
"Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet lain untuk terus berlatih dan berjuang menembus pelatnas,” lanjut pria yang akrab disapa Sinyo tersebut.
Keberhasilan Joven Farandi masuk Pelatnas diraih bersama pasangan ganda putranya, Joseph Marcellino Kyta, usai menjuarai ajang Seleknas PBSI 2026.
Baca Juga: Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
Pada laga pamungkas, duet Joven/Marcell sukses menundukkan perlawanan sengit dari wakil Candra Wijaya International Badminton Center, Ardiola/Raffarel, dengan skor 21-19 dan 21-19.
Marcus menjelaskan bahwa GBA memang menerapkan sistem pembinaan yang memberikan kesempatan setara bagi atlet muda, baik melalui jalur mandiri maupun program beasiswa.
Joven yang berasal dari Bangka dinilai telah menunjukkan grafik perkembangan yang sangat signifikan sejak awal bergabung hingga mampu bersaing di level nasional.
“Kami di sini mencoba mendidik semua menjadi atlet. Joven bergabung bersama kami selama dua tahun dari Bangka dan bisa menunjukkan perkembangan luar biasa sampai akhirnya masuk pelatnas,” tuturnya.
Di sisi lain, rekan duet Joven, Joseph Marcellino Kyta, merupakan salah satu atlet GBA yang beruntung karena masuk melalui jalur beasiswa sejak usia 10 tahun.
Tembusnya pasangan Joven/Marcell ini semakin memperpanjang daftar prestasi atlet binaan GBA yang sukses masuk ke kawah candradimuka Pelatnas Cipayung.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga
-
Kedokteran dan Berkuda: Kunci Disiplin Ganda dr Byanca Lauwardi
-
LeBron James Pecahkan Rekor 'Field Goal' Terbanyak NBA, Lewati Catatan Kareem Abdul-Jabbar
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
-
All England 2026: Tanpa Status Unggulan, Ganda Campuran Buat Kejuaran dengan Meraih Juara
-
All England 2026: Setelah 9 Final Gagal, Wang Zhi Yi Akhirnya Taklukkan An Se-young
-
All England 2026: Kim Won-ho/Seo Seung-jae Pertahankan Gelar, Sikat Wakil Malaysia di Final
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang