Suara.com - Hafiz Faizal / Gloria Emanuelle Widjaja akan menghadapi lawan tangguh di perempat final All England 2020. Mereka sudah ditunggu peringkat tiga dunia, Dechapol Puavaranukroh / Sapsiree Taerattanachai (Thailand).
Merujuk rekor pertemuan, Hafiz/Gloria bakal berstatus underdog dalam laga ini. Pasalnya, dalam empat perjumpaan terakhir, ganda campuran peringkat delapan dunia itu tak sekalipun menang.
Perempat final All England 2020 akan menjadi kesempatan Hafiz / Gloria untuk mematahkan dominasi wakil Thailand tersebut. Hafiz pun mengaku sudah mempelajari permainan lawan.
"Kami belajar dari kekalahan-kekalahan sebelumnya. Apa yang harus diperbaiki ya diperbaiki pelan-pelan," ujar Hafiz Faizal dalam rilis yang diterima Suara.com, Jumat (13/3/2020).
"Fokusnya dari awal, dari servis, terima servis. Yang penting bisa enak dulu mainnya, pasti strateginya bisa keluar sampai ngasih yang terbaik,” tambahnya.
Hafiz/Gloria sendiri lolos ke perempat final usai mengalahkan wakil Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue. Mereka menang 21-15, 21-12.
Dalam kemenangan tersebut, Gloria mengaku tak mendapat banyak kendala, lantaran telah mengantongi pola main lawan melalui video analisis.
"Kami sudah mempelajari mereka, melihat videonya, kebiasaannya apa, jadi pas di lapangan tinggal menerapkannya saja. Cuma pas di game pertama awal, kami masih kebawa pelan," beber Gloria.
"Poinnya di game pertama awal kan agak mepet, jadinya setelah interval kami cepatkan lagi. Terus di game kedua, kami tetap menggunakan pola yang sama,” tandasnya.
Baca Juga: Gagal Atasi Unggulan Kedua, Gregoria Kandas di Babak Kedua All England 2020
Perempat final All England 2020 akan berlangsung di Arena Birmingham, Inggris, pada Jumat (13/3/2020) mulai pukul 10.00 waktu setempat atau pukul 17.00 WIB.
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Adnan/Indah Juara Thailand Masters 2026: Keyakinan Jadi Kunci Kemenangan
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara