Suara.com - Petinju legendaris dunia Manny Pacquiao berang surat karantina milik keluarganya bocor ke publik. Ia ingin investigasi penuh atas kasus itu.
Surat yang dikeluarkan oleh Desa Dasmarinas itu menyeru Manny Pacquiao dan seluruh keluarganya melakukan karantina.
Seruan itu setelah seorang kolega legenda tinju dunia itu, senator Aquilino "Koko" Pimentel III, dites positif virus Corona.
Salinan surat karantina tersebut bocor ke media dan beredar di media sosial.
"Demi keselamatan keluarga dan rumah tangga Anda, silakan karantina sendiri, tetap di rumah. Tidak seorang pun termasuk keluarga Anda yang boleh keluar," demikian isi surat dari Kepala Desa Dasmarinas Rosanna Hwang.
Hwang mengatakan tindakan itu merupakan rekomendasi dari Departemen Kesehatan Makati dan seorang dokter dari Makati Medical Center.
Hwang juga meminta Manny Pacquiao untuk menjadi contoh mengingat keamanan desa yang diperketat demi mencegah penyebaran virus Corona Covid-19.
Dia juga mengutip sebuah video di mana Manny Pacquiao jadi tuan rumah acara makan malam untuk partai politik PDP-Laban, yang dihadiri Pimentel dan tamu lainnya pada 4 Maret.
Atas video itu Hwang mendasarkan keyakinannya meminta Manny Pacquiao melakukan karantina karena dikhawatirkan terinfeksi Covid-19.
Baca Juga: Tergoda Ide Teman, Si Leher Beton Mike Tyson Akui Salah Pelihara Harimau
Manny Pacquiao sendiri melalui suratnya menanyakan kepada Hwang bagaimana surat karantina itu bisa bocor ke publik.
"Dalam hal ini, saya ingin tahun bagaimana surat pribadi yang ditujukan kepada saya beredar di media sosial dengan mengabaikan hak saya. Saya akan merujuk masalah ini ke agen yang tepat untuk penyelidikan guna menghindari kejadian yang sama," tulis Manny Pacquiao.
Lebih jauh, dikutip Suara.com dari Boxing Scene, Kamis (2/4/2020), Manny Pacquiao menjelaskan bahwa acara yang diselenggarakan di rumahnya tersebut bukanlah sebuah pesta.
"Izinkan saya juga menekankan bahwa itu bukan 'pesta' seperti yang dinyatakan dalam surat Anda. Itu pertemuan politik. Kata 'berpesta' menyudutkan saya sebagai seseorang yang tidak peka terhadap krisis bangsa saat ini," tulisnya yang juga anggota senator Filipina.
Petinju yang pernah jadi juara dunia di delapan kelas berbeda ini juga menambahkan bahwa dirinya sudah dites dan hasilnya negatif virus Corona.
Tak hanya itu, makan malam pada tanggal 4 Maret tersebut terjadi beberapa hari sebelum Pimentel mengaku menunjukkan gejala terjangkit Covid-19.
Tag
Berita Terkait
-
Mulutmu Harimaumu, Lisensi Tinju Dunia Billy Joe Saunders Ditangguhkan
-
Tinju Dunia: Bawa Nama Tuhan, Mike Tyson Ingin Dua Petinju Ini Berduel
-
Viral Video Tipsnya soal Cara Tinju Istri Saat Cekcok, Billy Minta Maaf
-
Bintang Tinju Amir Khan Tawarkan Gedung Miliknya Jadi Tempat Pasien Corona
-
Tinju Dunia: Positif Covid-19, Petinju AS Ditolak Rumah Sakit Kecuali...
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis