Suara.com - Nasib Valentino Rossi di ajang balap MotoGP musim mendatang masih belum jelas akan berlabuh di mana. Kontrak bersama Monster Energy Yamaha akan habis tahun ini, sementara belum diketahui tim mana yang bersedia menampung The Doctor tahun depan.
Dalam situasi yang tak menentu, Rossi dikabarkan bakal segerap pensiun atau bisa saja pindah ke tim satelit Petronas Yamaha SRT untuk gelaran MotoGP 2021.
Perihal rumor kedua, Pebalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli menanggapinya dengan suka cita. Dia siap menyambut kedatangan sang mentor ke dalam tim.
"Membalap di tim yang sama dengan Rossi akan menjadi suatu yang indah, itu seperti dongeng dengan yang saya tulis sendiri dengan akhir bahagia," ujar Morbidelli dilansir Skysport, Minggu (12/4/2020).
Kendati siap menyambut kedatangan Valentino Rossi, Morbidelli paham bahwa semua pilihan pada akhirnya ada di tangan rider 41 tahun itu sendiri.
"(Tapi), Anda harus bertanya apa yang Rossi pikirkan dan seberapa besar keinginannya untuk membalap. Dari sudut pandang saya, itu akan sangat fantastis (jika bisa satu tim dengan Rossi)," beber Morbidelli.
Seperti diketahui, Morbidelli merupakan anak didik Rossi di VR46 Academy. The Doctor bisa dibilang punya andil bersar dalam karier rider 25 tahun tersebut.
Pada 2012, Morbidelli masih berkarier di Superstock 600 Eropa. Rossi menjadi orang yang menyarankannya untuk pindah ke Moto2 pada 2013 silam.
"Setelah menjuarai Superstock 600 Eropa, saya bicara dengan Rossi. Terlihat semangat di matanya, dia memberi saya motivasi hingga saya yakin untuk membuat lompatan besar dalam karier," tandas pebalap yang promosi ke kelas MotoGP pada 2018 silam.
Baca Juga: Valentino Rossi Ungkap 3 Kemenangan Terbaik di MotoGP
Berita Terkait
-
Valentino Rossi Ungkap 3 Kemenangan Terbaik di MotoGP
-
Legenda MotoGP: Marc Marquez Pebalap Egois
-
Jika MotoGP 2020 Batal, Quartararo Tetap di Petronas Tahun Depan?
-
Efek Domino Ditundanya MotoGP, Kontrak Pembalap Minim Kepastian?
-
Alasan Si Leher Beton Tak Mau ke MMA dan 4 Berita Olahraga Populer Lainnya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan