Suara.com - Bos Dorna, Carmelo Ezpeleta berujar bahwa para pembalap MotoGP saat ini sebaiknya harus rela dapat pemotongan gaji usai merebaknya virus corona.
Dikutip dari Motorsport, hal tersebut penting dilakukan untuk menjaga agar beban tim kontestan di MotoGP tak terlalu berat.
"Saya pikir semuanya harus bernegosiasi. Tak cuma pembalap yang sudah mendapat perpanjangan kontrak," tutur Ezpeleta.
"Pembalap memang terikat kontrak namun ini situasi yang tak normal dan saya rasa wajar jika tim melakukannya," imbuhnya.
Tak cuma para pembalap, Ezpeleta juga berujar bahwa Dorna saat ini juga telah memangkas bayaran para staf Dorna.
"Staff yang tak bisa bekerja di saat jeda kompetisi saat ini akan kena pemotongan bayaran. Kami semua akan melakukannya untuk mengurangi bayaran kami sampai MotoGP jalan lagi," ucap Ezpeleta.
Sebelumnya, Dorna mengumumkan bahwa mereka telah memberikan 'paket' bantuan sebesar 9 juta euro agar tim-tim di MotoGP bisa bertahan beberapa bulan ke depan.
Bukan rahasia bahwa saat kompetisi tertunda, banyak pihak yang dirugikan karena tak ada pemasukan yang biasanya didapatkan saat berlangsungnya balapan.
Baca Juga: Wacana Spanyol Tolak Turis Hingga Akhir 2020, 4 Seri MotoGP Terancam Gagal
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko