Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie sudah tidak sabar untuk kembali berlaga dan merasakan atmosfir kompetisi internasional.
Turnamen bulutangkis dunia diketahui telah terhenti sejak 15 Maret lalu, atau tepatnya selepas ajang All England 2020 di Birmingham, Inggris.
Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menjadwalkan kalender kompetisi bisa kembali bergulir pada Agustus 2020. Wacana itu sangat bergantung dengan situasi pandemi Covid-19 di dunia.
"Biasanya kalau jadwal pertandingan padat itu, saya kangennya rumah. Sekarang yang dipikirkan lebih ingin bertanding," kata Jonatan saat menghadiri live Instagram PBSI, Minggu (17/5/2020).
"Biasanya kami sebulan itu bisa mengikuti 2 sampai 3 turnamen. Sekarang dua bulan sudah tidak ke mana-mana," tambahnya.
Selama vakumnya kompetisi, Jonatan dan pebulutangkis nasional lain terus menjalani karantina mandiri di asrama PBSI. Mereka tak boleh ke luar kawasan pelatnas, termasuk berjumpa keluarga.
PBSI membuat peraturan itu demi melindungi para atlet dari infeksi virus Corona. Sebagaimana diketahui, Indonesia menjadi salah satu negara terdampak Covid-19.
Terhitung sejak 15 Maret lalu, Jonatan dan kawan-kawan sudah dua bulan lebih tidak merasakan atmosfir kompetisi sungguhan. All England 2020 jadi kompetisi terakhir sebelum jeda.
Baca Juga: Virtual MotoGP Seri Empat: Alex Marquez Juara, Valentino Rossi Naik Podium
Berita Terkait
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Insiden Terpeleset di Sydney Berbuntut Panjang, Tim Fisio Ungkap Kondisi Anthony Ginting
-
Kondisi Kesehatan, PBSI Tarik Anthony Ginting dan Ubed dari Macau Open 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026