Suara.com - Salah satu hal yang paling dinanti jelang bergulirnya MotoGP 2020 adalah pengumuman kontrak dari salah satu pembalap kawakan asal Italia, Valentino Rossi.
Usai terdepak dari rencana tim Monster Yamaha pada tahun depan, juara dunia sembilan kali ini masih belum mengumumkan kejelasan kariernya di ajang tersebut.
Dilansir dari GPOne, manajer tim Petronas Yamaha, Johan Stigfelt berujar bahwa ada sebab khusus mengapa kontrak eks rekan setim Jorge Lorenzo ini tak kunjung diumumkan.
"Ini sulit untuk dijawab. Seperti yang kita tahu, kami tengah berbicara dengannya dan pembicaraan butuh wkatu. Ini tak mudah mengingat banyak hal yang harus didiskusikan dan disetujui," ucapnya.
"Saya harap kami akan mempunyai jawaban yang jelas," imbuh eks pembalap asal Swedia tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa pengumuman karier Valentino Rossi belum akan keluar bahkan sebelum seri perdana balapan musim ini.
"Sebelum balapan dimulai, tidak ada pengumuman. Bukannya kami tak mau, namun karena kami masih dalam pembicaraan," lanjutnya.
"Ada banyak pihak yang terlibat, kami duduk di markas kami, di Malaysia, di Swedia, di Belanda, di Italia, semuanya mencoba untuk tetap bersama dengan cara yang baik," terus Stigfelt.
Pria yang akrab disapa Stiggy tersebut menyoroti salah satu penyebab alotnya diskusi. Hal tersebut berkaitan dengan keinginan Rossi untuk membawa krunya sendiri.
Baca Juga: Terkuak! Ada Misi Khusus Dibalik Perekrutan Pol Espargaro ke Honda
"Rossi menghormati tim kami, namun yang jelas kami tak akan mengganti semua kru, kami percaya dengan orang kami," terang Stiggy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field