Suara.com - Tim Ducati coba menari di atas penderitaan juara dunia MotoGP, yakni rider Repsol Honda Marc Marquez serta mengintip kans untuk jadi kampiun di MotoGP musim ini.
Setelah absen di seri kedua MotoGP 2020 karena cedera, pebalap berjuluk The Baby Alien itu kini juga dipastikan tak bisa mengaspal di MotoGP Republik Ceko, yang akan dihelat di Sirkuit Automotodrom Brno akhir pekan ini.
Marquez mengalami cedera patah tulang humerus pada lengan kanan atasnya 19 Juli lalu, dalam MotoGP Spanyol yang merupakan balapan perdana MotoGP 2020, sebagaimana ia gagal finis di Sirkuit Jerez.
Setelah absen di MotoGP Andalusia 26 Juli lalu, Marquez ternyata harus menjalani operasi bedah untuk kedua kalinya pada awal pekan ini.
Usai operasi, pembalap berusia 27 tahun itu pun 'divonis' tak bisa turun di MotoGP Ceko 2020. Honda sendiri telah menunjuk rider pengganti, yakni Stefan Bradl yang akan mengaspal di Brno akhir pekan ini.
Terkait situasi ini, Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti mengaku timnya akan coba mengambil keuntungan.
Ciabatti bahkan sesumbar jika musim ini adalah waktu yang tepat bagi Ducati untuk merebut gelar juara, dengan Marquez dipastikan nirpoin di tiga seri awal MotoGP 2020.
"Kami memiliki peluang yang amat baik untuk memenangkan gelar yang belum pernah kami punya sebelumnya," sesumbar Ciabatti seperti dimuat Motosan.es, Rabu (5/8/2020).
"Sekarang, Marc dipastikan tidak akan berada di Brno dan mungkin di balapan selanjutnya. Dan mungkin dia tidak akan berada dalam performa terbaik ketika dia kembali," celoteh pria Italia berambut abu-abu tersebut.
Baca Juga: Ada Pemain PSM Makassar saat Ledakan di Lebanon, Begini Kondisinya Sekarang
"Sayangnya, saya harus mengatakan bahwa kami harus mengambil keuntungan dari situasi ini. Kami harus berusaha mendapatkan kemenangan demi kemenangan. Ini adalah satu-satunya cara untuk memenangkan kejuaraan, yang memang merupakan tujuan utama kami," tukas Ciabatti.
Bicara soal mengambil keuntungan, performa duo rider tim pabrikan Ducati sendiri sejatinya sama sekali jauh dari kata memuaskan di dua seri awal MotoGP 2020.
Andrea Dovizioso hanya bisa finis ketiga di MotoGP Spanyol dan keenam di MotoGP Andalusia, sementara Danilo Petrucci jauh lebih mengecewakan dengan finis kesembilan di MotoGP Spanyol serta gagal finis di MotoGP Andalusia.
Berita Terkait
-
Bak Siang dan Malam: Marco Bezzecchi Cetak Hattrick, Ducati Tak Berkutik
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
-
Salut! Marc Marquez Minta Dihukum Usai Buat Fabio Di Giannantonio Jatuh
-
Ducati Superleggera V4 Centenario, Pertama yang Pakai Carbon Ceramic Brakes
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026