Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda putra, Hendra Setiawan memperingatkan tim beregu putra Indonesia untuk menjaga fokus di ajang Piala Thomas 2020 nanti.
Tandem dari Mohammad Ahsan itu meminta skuat Merah-Putih untuk tidak terlena, kendati menjadi unggulan pertama di kejuaraan beregu terakbar ini.
Di Piala Thomas 2020, Indonesia tergabung di Grup A. Skuat Garuda akan bersaing dengan Malaysia, Belanda, serta Inggris.
Di atas kertas, kekuatan tim beregu putra dari tiga negara tersebut masih berada di bawah Indonesia. Namun, Hendra meminta rekan-rekannya untuk tampil serius.
"Kalau di babak penyisihan grup, intinya kami harus mewaspadai semua lawan," kata Hendra Setiawan via Zoom, Senin (10/8/2020).
"Jadi, kami tak ingin menganggap enteng juga. Kami harus siap sejak awal," tambah pebulutangkis berusia 35 tahun itu.
Hendra sendiri belum mendapat kepastian apakah bakal dipanggil memperkuat tim beregu putra Indonesia atau tidak.
Meskipun begitu, secara statistik, Hendra bersama Ahsan kemungkinan bakal tetap dipilih masuk skuat.
Saat ini, pasangan Hendra / Ahsan merupakan ganda putra terbaik kedua di dunia. Ranking mereka hanya kalah dari sang kompatriot, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon.
Baca Juga: MU Diwanti-wanti Tak Remehkan Jagoan Denmark, Ole: Bisa Jadi Malapetaka
"Piala Thomas 2020 akan berlangsung Oktober, tapi kita belum tahu juga nanti bagaimana. Mungkin awal September baru ketahuan," tutur Hendra.
"Yang penting dari kami adalah latihan terus. Menjaga stamina jangan sampai turun," tandasnya.
Berita Terkait
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
Fokus Adaptasi, Tim Indonesia Mulai Jajal Lapangan Forum Horsens Malam Ini
-
Popsivo Polwan Bungkam Electric PLN 3-0, Selangkah Lagi Rebut Posisi Ketiga Proliga 2026
-
Legenda Kempo Indra Kartasasmita Tutup Usia, KONI Sampaikan Duka Mendalam
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia Bola Basket Putri 2026, 16 Tim Siap Bertarung
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda