Suara.com - Federasi Motor Prancis (FFM) menyatakan dukungan pada pembalap MotoGP, Johann Zarco, terkait adanya kemungkinan jatuhnya sanksi usai tabrakan masif pekan lalu.
Pada tabrakan yang nyaris bikin Valentino Rossi celaka tersebut, Zarco diduga sengaja mengerem mendadak dan menutup jalur dari Franco Morbidelli yang mana menjadi pemicu insiden.
Dilansir dari Crash, Kamis (20/8/2020), pembalap Avintia Ducati tersebut justru malah telat mengerem, sehingga tuduhan mengenai "sengaja menutup jalur" dianggap tidak valid.
"Data telemetri menunjukkan bahwa saat kecelakaan, Zarco mengerem lebih lambat di tikungan ketiga dibanding saat lainnya selama balapan. Dari sini bisa dianalisis bahwa dia tak secara sengaja menutup jalur Morbidelli," ungkap sebuah pernyataan dari tim tersebut.
Presiden FFM, Jacquez Bolle mengatakan bahwa Zarco tidak bersalah dan tak ingin pembalap Prancis ini terus dipojokkan.
"Jika Anda melihat gambar, tak ada bukti bahwa Zarco harus bertanggung jawab. Jadi media harus berhati-hati mengenai hal ini," ucapnya.
"FFM akan memberi dukungan pada Johann terkait hal ini," imbuhnya.
Pekan ini, pihak pengawas balapan akan memanggil empat rider, yakni Zarco, Morbideli, serta dua pembalap KTM, Pol Espargaro dan Miguel Oliveira. Keempat pembalap ini akan diperiksa terkait beberapa insiden di lintasan Austria pekan lalu.
Baca Juga: Evaluasi 4 Seri Awal, Maverick Vinales Tak Yakin Bisa Juara Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026