Suara.com - Pembalap tim pabrikan Ducati, Andrea Dovizioso menyatakan bahwa performa tunggangannya masih belum menjanjikan.
Walaupun Dovi, panggilan Dovizioso berhasil memangkas jarak dengan pemuncak klasemen hingga tinggal tiga poin, namun pembalap Italia ini masih merasa motornya kurang konsisten.
"Bagi saya, kondisi motor di tengah kejuaraan cenderung bagus. Namun anda mendapati bahwa motor ini punya sisi positif dan negatif. Anda tak bisa mengontrol situasi," ucapnya seperti dilansir dari Motorsport (28/8/2020).
"Saat ini saya tak mempunyai feeling bagus dengan motor ini. Saya tak bisa mendikte keadaan. Terkadang kami tak bisa tampil menekan di beberapa lintasan," imbuhnya.
Menurutnya, motor ini lebih buruk dibandingkan dengan versi tahun lalu yang mana lebih stabil.
"Ini tak pernah terjadi pada kami sebelumnya dalam empat-lima tahun terakhir. Saya kesulitan dan kecewa," kata pembalap yang akan hengkang dari kubu merah tersebut di musim depan.
"Terkait hal ini saya tak punya jawabannya dan saya tak menyukainya," tuturnya.
Saat ini Dovizioso berada di urutan dua klasemen dan telah mencetak 67 poin dari lima balapan. Sementara itu sang pemuncak, Fabio Quartararo telah meraih 70 poin.
Baca Juga: Dianggap Inkonsisten, Pembalap MotoGP Geram dengan Kinerja Stewards
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang