Suara.com - Bos Ferrari Mattia Binotto meminta pendukung timnya ini bersabar karena dia yakin butuh waktu tahunan sebelum timnya kembali ke jalur juara Formula 1.
Tim Italia melewati penampilan mengecewakan di Grand Prix Belgia akhir pekan lalu di mana timnya kalah kekuatan mesin dan kemampuan dalam ganti ban.
Charles Leclerc dan Sebastian Vettel keduanya gagal mencapai finis yang bisa memetik poin. Leclerc saat ini berada di posisi kelima klasemen pembalap F1, sementara Vettel di peringkat ke-13
Binotto mengaku tak tahu berapa lama Ferrari kembali ke puncak.
"Berapa lama waktu yang dibutuhkan? Saya kira seandainya Anda melihat ke belakang ke semua tim juara maka itu selalu bertahun-tahun," kata Binotto seperti dikutip laman autosport.com.
Dia meneruskan bahwa tidak ada jalan pintas untuk mencatat kesuksesan instan di Formula Satu. "Butuh kesabaran dan stabilitas," lanjutnya seperti dimuat Antara
Binotto menyatakan prioritas Ferrari saat ini adalah memastikan semuanya tersiapkan dengan baik dan mungkin era baru bakal terjadi pada 2022.
"Rencana utama adalah fokus ke musim-musim mendatang, tidak hanya 2021 tetapi juga pastinya juga 2022," sambung dia.
Dia melanjutkan, "dalam upaya tampil bagus pada musim depan kami juga perlu berusaha memahami kelemahan hari ini dan memastikan kami mengatas hal itu."
Baca Juga: Gagal Menuai Poin di F1 GP Belgia 2020, Ada Apa dengan Ferrari?
"
Berita Terkait
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games