Suara.com - Mantan pebalap Ducati dan Honda, Casey Stoner menyoroti dinamika balapan MotoGP 2020. Tanpa kehadiran Marc Marquez, balapan musim ini dinilainya berlangsung lebih sulit.
Marc Marquez mengalami cedera patah lengan kanan saat berburu podium juara di seri pembuka MotoGP 2020 yakni MotoGP Spanyol. Kondisi itu membuat rider berjuluk The Baby Alien sudah absen di empat balapan terakhir.
Lebih parah, Marc Marquez yang telah menjalani dua kali operasi diprediksi harus absen lama akibat bekapan cedera. Pebalap Spanyol itu dikabarkan baru bisa kembali mengaspal sekitar dua sampai tiga bulan ke depan.
Menurut Stoner, para pebalap MotoGP saat ini tak ada yang memiliki level setinggi Marc Marquez. Karena itu, persaingan meraih podium juara jadi sulit diprediksi. Tak ada pebalap yang dominan.
"Tanpa Marc Marquez di sana, jujur, secara tidak langsung tak ada pemimpin," kata Stoner dikutip dari Motorsport, Rabu (9/9/2020).
"Dan Anda bisa lihat hasilnya, orang yang berada di podium silih berganti," tambahnya.
Selain absennya Marc Marquez, perubahan-perubahan yang dilakukan MotoGP akibat pandemi virus Corona juga dinilai Stoner membuat persaingan tahun ini sulit diprediksi.
Salah satu perubahan yang dilakukan MotoGP adalah memainkan balapan sebanyak dua kali di sirkuit yang sama.
MotoGP Spanyol dan Andalusia diketahui sama-sama berlangsung di Sirkuit Jerez. Sementara MotoGP Austria dan Styria sama-sama dihelat di Sirkuit Brno.
Baca Juga: Nasib Marquez di MotoGP 2021 Bakal Terancam, Ini Dia Alasannya
"Musim ini mengalami perubahan di MotoGP. Terdapat dua balapan di satu sirkuit, sehingga terkadang memengaruhi. Menurut saya, balapan saat ini sangat sulit," tandas Stoner.
Berita Terkait
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras