Suara.com - Petinju pemegang titel juara dunia kelas berat versi IBF, IBO, WBA, dan WBO, Anthony Joshua dikabarkan siap melepas salah satu sabuknya untuk bisa menghadapi Tyson Fury.
Petarung asal Inggris itu memang memiliki masalah tersendiri sebelum bisa menghadapi Tyson Fury, sang juara dunia kelas berat WBC yang juga kompatriotnya pada tahun depan.
Pasalnya, jalan Joshua untuk menghadapi Fury terbilang cukup panjang di mana dia diwajibkan untuk menghadapi penantangnya terlebih dahulu.
Menurut sang promotor, Eddie Hearn, Anthony Joshua akan menghadapi Oleksandr Usyk usai melawan Kubert Pulev terlebih dulu sebelum bisa berduel dengan Fury.
Oleksandr Usyk memiliki kans menjadi penantang wajib gelar juara dunia WBO apabila berhasil mengkanvaskan Dereck Chisora pada laga tinju bulan depan.
Saking berlikunya jalan untuk duel yang didambakan itu, Eddie Hearn menyebut Joshua mungkin tak keberatan untuk melepas gelar juara WBO miliknya. Hal itu dilakukan demi mempersingkat tahapan menghadapi Fury.
Meski menganggap kliennya bersedia melepas sabuk WBO, Hearn menegaskan bahwa Joshua sejatinya juga ingin melawan Usyk walaupun target utamanya tetap adu pukul dengan Tyson Fury.
"Ada banyak pembicaraan tentang mengosongkan sabuk, tetapi tujuan Anthony Joshua adalah menjadi juara kelas berat tak terbantahkan," kata Hearn dikutip dari The Sun.
Syarat menjadi juara dunia kelas berat tak terbantahkan adalah seorang petinju harus mengumpulkan kelima sabuk dari asosiasi berbeda yakni IBF, IBO, WBA, WBO, dan WBC.
Baca Juga: Tyson Fury dan Anthony Joshua Naik Ring, Siapa yang Dijagokan Mike Tyson?
Itu artinya, Joshua hanya perlu memiliki sabuk WBC yang saat ini dimiliki Tyson Fury agar bisa menjadi juara dunia tak terbantahkan.
Namun, lanjut Hearn, di luar impian tersebut, ada kemungkinan Joshua tetap memilih melepaskan sabuk WBO-nya lantaran tekadnya untuk cepat-cepat menghadapi Fury.
"Apakah sabuk akan menghalanginya melawan Tyson Fury selanjutnya? Mungkin tidak," beber Hearn.
"Apa dia akan mengosongkan sabuk? Ya, saya yakin dia akan melakukannya jika harus, tetapi apakah dia suka mempertahankan semua sabuknya? Satu juta persen," tambahnya.
Berita Terkait
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
The Gypsy King Is Back! Tyson Fury Tantang Arslanbek Makhmudov April Mendatang
-
Kondisi Stabil, Anthony Joshua Lanjutkan Pemulihan di Rumah setelah Insiden Tragis
-
Anthony Joshua Diperbolehkan Tinggalkan Rumah Sakit usai Kecelakaan Mengerikan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026
-
DPR Bereaksi! Kawal Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing dan Dukung Langkah Kemenpora