Suara.com - Pebalap Mercedes Lewis Hamilton merebut pole position pada babak kualifikasi F1 GP Rusia di Sochi, Sabtu (26/9/2020). Ini adalah pole position ke-96 bagi Hamilton sepanjang karier balapnya
Sementara Max Verstappen dengan mobil Red Bull akan start dari posisi kedua, sedangkan rekan satu tim Hamilton, dan juga rival terdekat di klasemen, Valtteri Bottas akan mengawali serangan dari P3.
Hamilton bisa menyamai rekor jumlah kemenangan terbanyak Michael Schumacer jika ia menang pada balapan Minggu nanti, yang bakal menjadi kemenangan ketujuhnya musim ini.
Hasil kualifikasi itu merupakan pole position ke-96 bagi Hamilton selama menjadi juara dunia enam kali.
Namun, Ia mengakhiri sesi kualifikasi di bawah pengawasan steward, bersama tiga pebalap lainnya, karena masuk kembali ke trek dengan cara yang membahayakan di Tikungan 2, demikian Reuters.
Hamilton menyintas drama di sesi kedua kualifikasi ketika Sebastian Vettel menabrakkan mobil Ferrarinya dan menyebabkan bendera merah dikibarkan dengan dua menit 15 detik tersisa.
Hamilton berada di P15 dan belum mencetak lap yang baik ketika itu. Upayanya di menit-menit terakhir mampu membuatnya masuk di peringkat 10 besar di sesi terakhir kualifikasi untuk berebut tempat start terdepan.
Di pengujung sesi terakhir, Hamilton mencetak lap terbaik sekaligus memecahkan rekor lintasan dengan waktu satu menit 31,304 detik.
Verstappen menyingkirkan Bottas dari baris terdepan dengan waktu 1:31,867 detik.
Baca Juga: Hamilton Tercepat di FP3 F1 GP Rusia, Bottas Kedua
"Ini adalah salah satu kualifikasi terberat yang pernah aku jalani seingatku," kata Hamilton seperti dimuat Antara.
Sergio Perez tampil brilian untuk mengamankan P4 dengan mobil Racing Pointnya, diikuti Daniel Ricciardo di P5 untuk Renault.
Pebalap McLaren Carlos Sainz mengalahkan mobil Renault kedua yang dikendarai Esteban Ocon untuk mengklaim P6.
Sedangkan Lando Norris, Pierre Gasly adan Alex Albon melengkapi posisi start sepuluh besar untuk McLaren, AlphaTauri dan Red Bull.
Kendati membawa komponen baru di Rusia, Ferrari gagal mengirim kedua pebalapnya ke Q3 ketika Charles Leclerc dan Sebastian Vettel masing-masing finis P11 dan P15.
Vettel mengalami kecelakaan di Q2 sebelum ia memasuki bagian akhir sesi itu untuk berupaya mencetak lap terbaiknya.
Berita Terkait
-
Gara-Gara Ban, Verstappen Kehilangan Kemenangan di Balapan NLS2 Nurburgring
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya