Suara.com - Di MotoGP 2020, Brad Binder datang sebagai pembalap debutan, bersama dengan dua rider lainnya, Alex Marquez dan Iker Lecuona.
Usai kompetisi selesai bergulir, secara mengejutkan, Binder berhasil keluar sebagai debutan terbaik tahun ini, mengalahkan dua rivalnya.
Terkait hal tersebut, pembalap Afrika Selatan ini mengaku terkejut, mengingat rivalnya, Alex, disokong tim pabrikan kelas kakap sekelas Repsol Honda.
"Jujur saya sangat terkejut apalagi saya kerap jatuh di musim ini. Namun jujur saja saya ingin menyelesaikan tahun ini dengan catatan apik," ucapnya seperti dilansir dari Motorsport (1/12/2020).
"Namun itu berarti bahwa saya harus berusaha maksimal di tahun depan," ungkap pembalap KTM tersebut.
Ia juga mengapresiasi torehan rekannya, Miguel Oliveira yang berhasil menang di Portugal, yang mana adalah tanah kelahiran dari pembalap KTM Tech 3 tersebut.
"Dia adalah orang yang super keren. Senang dia bisa melakukan banyak hal di sini, saya sangat menantikan untuk berbagi garasi dengannya tahun depan," lanjut Binder.
Beralih ke Alex Marquez, pembalap Spanyol tersebut merasa bahwa Binder layak meraih gelar pembalap debutan terbaik.
"Dia patut untuk mendapat gelar. Di sisi lain saya adalah satu-satunya pembalap Honda yang bisa meraih podium, setidaknya itu menjadikan musim ini cukup positif," kata adik dari Marc Marquez tersebut.
Baca Juga: Bos Suzuki Tak Percaya Joan Mir Raih Juara MotoGP 2020, Ini Seperti Mimpi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026