- Fotografer Nyimas Laula memarahi seorang pria di gym Bali karena melintas di area latihan angkat besi miliknya.
- Nyimas menyatakan aksinya bertujuan menjaga keselamatan, namun tindakannya di depan umum menuai kecaman keras dari warganet.
- Dunia olahraga mengakui etika melarang seseorang melintas di area platform lifter demi mencegah bahaya dan gangguan konsentrasi.
Suara.com - Media sosial Indonesia kembali dihebohkan oleh sebuah video yang menampilkan seorang perempuan memarahi seorang pria asing di sebuah gym di Bali.
Perempuan dalam video tersebut belakangan diketahui bernama Nyimas Laula, seorang fotografer yang karyanya pernah dimuat di sejumlah media internasional ternama seperti Reuters, New York Times, National Geographic, hingga Vogue.
Kronologi Singkat
Video yang beredar luas memperlihatkan Nyimas memarahi seorang pria yang beberapa kali melintas di area platform yang tengah digunakan untuk sesi olympic weightlifting.
Insiden ini kemudian menyebar cepat di berbagai platform media sosial dan memicu perdebatan panjang di kalangan warganet, mulai dari yang membela hingga yang mengecam caranya bersikap.
Klarifikasi dari Nyimas Laula
Menanggapi gelombang kritik yang terus mengalir, Nyimas memberikan klarifikasi melalui akun Threads pribadinya.
Ia menjelaskan bahwa kemarahannya dipicu oleh tindakan pria tersebut yang berulang kali melintasi platform khusus yang sedang dipakai untuk latihan dan percobaan personal record (PR) dalam olahraga angkat besi.
Menurutnya, area tersebut bukan sembarang tempat lalu-lalang, melainkan zona khusus yang seharusnya bebas dari orang yang berjalan melintas demi alasan keselamatan lifter.
Baca Juga: Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
Meski demikian, klarifikasi ini belum sepenuhnya meredam kritik publik.
Sebagian warganet menilai alasan keselamatan yang disampaikan Nyimas cukup masuk akal, namun cara ia mengekspresikan kemarahannya di depan umum dianggap berlebihan dan tidak pantas.
Akibat derasnya hujatan yang terus berdatangan, akun Instagram milik Nyimas dilaporkan sempat menghilang dari peredaran.
Benarkah Ada Aturan soal Melintas di Platform Angkat Besi?
Terlepas dari kontroversi cara penyampaiannya, klaim Nyimas soal adanya aturan atau etika seputar area platform angkat besi ternyata bukan tanpa dasar.
Dalam dunia gym dan olahraga angkat besi (weightlifting), memang ada sejumlah konvensi tidak tertulis namun diakui luas oleh komunitas lifter di seluruh dunia, di antaranya:
Berita Terkait
-
Tapir Disembelih dan Dikonsumsi di Mesuji, Pegiat Sebut Edukasi Konservasi Masih Mandek
-
Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum
-
HYROX Jakarta 2026: Adu Fisik dan Mental, Ribuan Peserta Bersatu Lawan Batas Diri
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
3 Foundation Lokal Alternatif Giorgio Armani, Simak Klaim dan Review Pembelinya
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman
-
Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games
-
International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo
-
Pilates di Atas Yacht Ramaikan Waterfront, Tren Gaya Hidup Sehat Makin Diminati
-
Adopsi Sistem Skor Baru BWF, CL Badminton 2026 Segera Bergulir!
-
Fardhan Rainanda Joe Lolos ke Semifinal Kejuaraan Asia Junior 2026, Bidik Upgrade Medali
-
Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027
-
Indonesia Berjaya di Kejuaraan Para Bulu Tangkis Eropa, Leani Ratri Borong Lima Emas
-
HYROX Jakarta 2026: Adu Fisik dan Mental, Ribuan Peserta Bersatu Lawan Batas Diri
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya