Suara.com - Mandalika Racing Team Indonesia memasang target finis peringkat 10 besar ketika mereka berkolaborasi dengan SAG Team untuk berlaga di ajang Moto2 2021.
Tim pertama dari Indonesia itu melebur dengan tim asal Spanyol yang cukup berpengalaman di kelas intermediate itu menjadi Pertamina Mandalika SAG Team yang telah diresmikan awal bulan ini.
"Kami akan banyak belajar dengan tim yang kami ajak kolaborasi dan dengan orang-orang yang kompeten di dalamnya, kami sangat berharap 2022 pebalap Indonesia sudah bisa dapat poin. Sedangkan target kami tahun ini masuk 10 besar," kata direktur MRTI Kemalsyah Nasution dalam diskusi virtual seperti dimuat Antara, Jumat (18/12/2020).
Tahun pertama MRTI di ajang kelas intermediate itu juga akan menjadi wadah pembelajaran bagi tim rintisan putra-putri Indonesia itu karena salah satu tantangan mendirikan tim kelas dunia, kata Kemal, adalah kurangnya mekanik Indonesia yang memenuhi standar di ajang internasional.
"Kami paham bahwa belum banyak orang Indonesia yang belum mempunyai kompetensi di kelas MotoGP atau dunia, jadi kami harus persiapkan ke depan.
"Ada beberapa mekanik yang handal, tapi kendalanya mereka tidak menguasai bahasa internasional.
Nantinya, akan ada dua slot dipersiapkan di Pertamina Mandalika SAG Team untuk mekanik junior Indonesia yang akan magang di tim tersebut.
MRTI masih menunggu keputusan dari Dorna terkait pengajuan nama pebalap nasional Dimas Ekky Pratama sebagai salah satu pebalap mereka.
Dimas sebelumnya pernah membalap di kelas intermediate tersebut selama satu musim pada 2019 sebagai pebalap Honda Team Asia meski absen di beberapa balapan karena mengalami cedera dan bangku yang ia tinggalkan tahun lalu diisi kembali oleh pebalap Indonesia Andi Farid Izdihar.
Baca Juga: Nasib Dimas Ekky ke Moto2 2021 Ditentukan Sebelum Pergantian Tahun
SAG Team sendiri menutup musim 2020 di peringkat enam klasemen dengan raihan 160 poin yang dipersembahkan duet pebalap Australia Remy Gardner dan Kasma Daniel dari Malaysia.
Gardner akan hijrah ke tim Red Bull KTM Ajo tahun depan, dan SAG Team akan mengandalkan pengalaman pebalap Swiss Thomas Luthi untuk menggantikan sang pebalap Australia.
Sementara itu, yang menjadi polemik adalah, seperti diungkapkan oleh SAG Team, Kasma masih terikat kontrak dengan tim asal Spanyol itu di saat pihak MRTI mengajukan nama Dimas.
Kemal mengungkapkan kemungkinan akan ada kabar dari Dorna pada akhir tahun ini terkait nasib Dimas di Moto2.
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Sikat Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Melaju ke Semifinal Thailand Open 2026
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
Lebih dari Sekadar Olahraga: Padel for Hope Ubah Keringat Atlet Jadi Senyum Pasien Anak
-
Bikin Ketagihan! The Padel Studio Gabungkan Olahraga, Komunitas, dan Lifestyle
-
Main Padel Rasa Venue Eropa, The Padel Studio Bikin Pecinta Padel Ketagihan
-
Tumbang dari Jeon Hyeok Jin, Ubed Akui Sulit Keluar dari Tekanan
-
Thalita Petik Pelajaran Berharga Usai Dipaksa Menyerah oleh Ratchanok di Thailand Open 2026
-
Singkirkan Wakil China, Hira/Jani Cetak Sejarah di Thailand Open 2026
-
Pencapaian Baru, Hira/Jani Tembus Perempat Final Thailand Open 2026
-
Isyana/Rinjani Cetak Sejarah! Pertama Kali ke 8 Besar Turnamen BWF Super 500