Suara.com - Fabio Quartararo terang-terangan menganggap motor Yamaha YZR-M1 musim ini tidaklah bagus. Dia pun memilih bersabar agar tim asal Jepang itu segera memperbaikinya.
Rider yang musim depan akan berseragam tim pabrikan Monster Energy Yamaha itu menjadi salah satu korban dari buruknya performa YZR-M1 versi 2020.
Sempat tampil apik di dua seri balapan pembuka, Quartararo pada akhirnya gagal mempertahankan konsistensi hingga mengakhiri musim di peringkat kedelapan.
Di samping soal kemampuan Quartararo yang dipertanyakan, ada juga aspek motor dalam fenomena mengecewakan bagi rider asal Prancis tersebut.
Tak hanya menimpa Quartararo, buruknya Yamaha YZR-M1 juga sempat dialami Rossi dan Vinales, hingga keduanya sempat gagal finis. Masalahnya sama, kerusakan mesin atau tak berfungsinya bagian-bagian motor sebagaimana mestinya.
Anehnya, kejadian tersebut tak dirasakan Franco Morbidelli, rekan satu tim Quartararo di Petronas Yamaha SRT. Menggunakan motor YZR-M1 spesifikasi 2019, sang rider Italia justru mampu tampil kencang.
Alhasil, Morbidelli finis sebagai runner-up MotoGP 2020 di belakang Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang jadi juara. Kondisi itu sekaligus membuatnya jadi rider Yamaha terbaik musim ini.
"Bagus untuk memberi tahu mereka [Yamaha] bahwa motornya tidak bagus, mereka perlu bekerja," kata Fabio Quartararo dikutip dari Autosport, Kamis (24/12/2020).
"Tetapi kami juga harus percaya bahwa mereka membuat motor yang cukup bagus di masa lalu dan bagi saya tahun lalu adalah contoh terbaik karena itu adalah musim pertama saya," tambahnya.
Baca Juga: Kaleidoskop MotoGP 2020: Absennya Marquez Lahirkan Juara-juara Baru
"Saya pikir kami harus memiliki kepercayaan pada mereka, memberi tahu mereka ide-ide kami dan kemudian saya pikir itu akan menjadi penting bagi kami untuk percaya pada proyek ini."
Di MotoGP 2021, Fabio Quartararo bertukar posisi dengan Valentino Rossi. Dia naik ke tim pabrikan Monster Energy Yamaha, sementara The Doctor bertandem dengan Morbidelli di tim satelit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Makan Es Krim Bareng Coach Shin Tae-yong Jadi Kick-Off IHR Triple Crown Serie I & Pertiwi Cup 2026
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, Pertemuan 4 Tim Terbaik
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat