Suara.com - Pertanyaan kemana Sean Gelael akan berkompetisi pada musim 2021 setelah sebelumnya membalap di Formula 2 (F2) selama lima musim akhirnya terjawab, setelah secara resmi pebalap kebanggaan Indonesia itu mengumumkan akan bergabung dengan tim JOTA asal Inggris untuk berlaga di ajang FIA World Endurance Championship (WEC).
WEC adalah lomba ketahanan mobil yang digelar di beberapa sirkuit ternama dunia, dengan yang paling terkenal adalah 24 Hours of Le Mans di Prancis, ada pula 1.000 Mil di Florida, Amerika Serikat.
Bagi Sean, WEC sendiri bukan ajang baru. Ia pernah berlaga di Asian Le Mans Series 2015 dan 2016 dengan memenangi balapan di Sepang, Malaysia, dan Thailand.
Sebagaimana layaknya lomba ketahanan, Sean tentu tak sendirian. Pebalap berusia 24 tahun tersebut bakal ditemani Stoffel Vandoorne (Belgia) dan Tom Blomqvist (Inggris).
"Saya sangat senang untuk musim 2021, bergabung dengan tim dengan reputasi luar biasa, serta pebalap dan prestasi yang mengagumkan. Harapannya, saya, Tom dan Stoffel bisa melakukan sesuatu yang spesial di musim ini," ujar Sean.
Ketika naik podium di ajang 6 Hours of Shanghai di China 2016, Sean sempat bersama Tom sebagai rekan satu tim.
Satu pebalap lainnya yang naik podium sebagai runner-up adalah Antonio Giovinazzi (Extreme Speed Motorsports), pebalap Italia yang kini bertarung di F1 bersama tim Alfa Romeo.
Sama seperti 2016, mereka akan membela tim JOTA Sports di kelas LMP 2. Untuk ajang balap ketahanan, ada empat kategori atau kelas yang dilombakan bersamaan, yakni LMP 1, LMP 2, GT Pro (LMGTE Pro), serta GT Am (LMGTE Am).
JOTA sendiri adalah tim sarat pengalaman dan prestasi di ajang WEC. Di kelas LMP 2 mereka dua kali menjuarai 24 Hours of Le Mans, pada 2014 dan 2017. Bahkan pada 2017 mereka menurunkan dua tim dan finis 1-2.
Baca Juga: Soal Lanjutan Liga 1 2020-2021, PSSI Manut Sepenuhnya pada Kepolisian
Pada 2020, JOTA menjadi runner-up di kelas LMP 2 ajang 24 Hours of Le Mans, dengan salah satu pebalap mereka adalah juara Formula E, Antonio Felix da Costa dari Portugal.
"Kami sangat senang mengumumkan Sean, Tom dan Stoffel dalam program balapan kami di 2021. Kami tertantang untuk meraih kemenangan dan tentu saja gelar di LMP 2," tutur co-owner JOTA, David Clark.
Menariknya, Stoffel dan Tom musim ini juga sama-sama mengikuti Formula E yang kebetulan jadwalnya tak bentrok dengan WEC. Stoffel bersama tim Mercedes dan Tom membela tim NIO.
Sebagai pemanasan sebelum mengikuti WEC, trio JOTA ini akan ambil bagian pada Asian Le Mans Series 2021. Karena lomba hanya berdurasi 4 jam, hanya dua pebalap yang dipakai. Sean akan ikut di Abu Dhabi dan Bahrain, sementara Stoffel dan Tom bergantian masing-masing di Abu Dhabi dan Bahrain.
Jadwal FIA WEC 2021:
1. 19 Maret – 1000 Mil Sebring (Amerika Serikat)
2. 1 Mei – 6 Hours of Spa-Francorchamps (Belgia)
3. 12-13 Juni – 24 Hours of Le Mans (Prancis)
4. 18 Juli – 6 Hours of Monza (Italia)
5. 26 September – 6 Hours of Fuji (Jepang)
6. 20 November – 6 Hours of Bahrain (Bahrain)
Jadwal Asian Le Mans Series:
1. 5-6 Februari – 4 Hours Yas Marina (Abu Dhabi)
2. 19-20 Februari – 4 Hours Bahrain (Bahrain)
[Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Sean Gelael Dipastikan Tampil di GT World Challenge Asia 2026 Seri Mandalika
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
BNI Dukung Sean Gelael Awali Musim Balap 2026 Lewat Asian Le Mans Series
-
Sean Gelael Anak Siapa? Pembalap yang Lamar Hana Malasan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko