Suara.com - Mantan pebalap sepeda profesional wanita Belgia, Tara Gins, kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih tim balap sepeda pria. Foto panas dirinya menjadi alasannya.
Tara Gins merupakan mantan pebalap profesional Belgia. Ia berkarier sepanjang 2016 hingga 2020 dengan memperkuat tim Lares–Waowdeals dan Health Mate–Cyclelive.
Setelah pensiun, Tara Gins mendapat tawaran untuk melatih tim balap sepeda profesional pria di Belgia. Ia sudah mencapai kesepakatan secara personal dengan sebuah tim.
Namun, kesepakatan itu tiba-tiba dibatalkan oleh pihak tim tersebut karena Tara Gins pernah melakukan pemotretan berpose panas untuk majalah dewasa.
"Saya memiliki persetujuan lisan untuk mulai bekerja untuk tim sebagai direktur olahraga tahun ini. Tim pria, di mana saya akan bekerja dengan para atlet muda dan elit," kata Tara Gins, dikutip dari Cycling News.
"Itu adalah sesuatu yang sangat saya nantikan karena itulah arah yang ingin saya tuju. Namun, ternyata, seseorang telah membuat masalah dengan foto saya," lanjutnya.
Tara Gins pun sangat kecewa dengan keputusan tim yang tidak disebutkan identitasnya tersebut. Ia heran foto-foto tersebut dianggap lebih penting dibanding kemampuan.
Namun, ia merasa ini juga keputusan yang bagus daripada dirinya harus bekerja dengan tim yang dianggapnya tidak mengutamakan kemampuan dan pengalaman.
"Saya tidak keberatan pekerjaan telah dibatalkan. Mungkin itu yang terbaik. Saya tidak ingin bekerja dengan orang yang tidak melihat kemampuan saya dan hanya berjalan dengan kawanan," ujar Tara Gins lagi.
Baca Juga: Palsukan Surat Izin Balap Sepeda, Warga Sleman Berurusan dengan Polisi
"Itu adalah foto yang tidak merugikan siapa pun. Ternyata, foto lebih penting daripada kemampuan atau pengalaman. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang atas pernyataan dukungan dan meninggalkan ini secepat mungkin," tuturnya menutup.
Berita Terkait
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
Awal Musim Sempurna, Bernard Van Aert Raih Medali Emas di Track Asia Cup India
-
Profil Nurfendi, Atlet Peraih Medali Emas Pertama Indonesia di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
-
Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026