Suara.com - Petenis veteran asal Spanyol, Rafael Nadal menyatakan dirinya dalam kondisi bugar dan siap membuat sejumlah keajaiban untuk menghibur para penggemar tenis yang 'menderita' menghadapi pandemi COVID-19 di seluruh dunia.
Nadal, yang berpeluang melewati rekor 20 gelar Grand Slam Roger Federer yang cedera jika menjuarai Australian Open yang start 8 Februari mendatang, akan mengawali musim tahun ini dengan mewakili tim negaranya di Piala ATP mulai Selasa.
Petenis 34 tahun itu akan tampil di lapangan Melbourne Park setelah menyelesaikan 14 hari karantina di Adelaide, di mana dia diizinkan untuk berlatih hingga lima jam sehari sebelum laga eksibisi Jumat melawan juara US Open Dominic Thiem.
"Bagi saya pribadi, persiapannya positif," kata Nadal seperti dilansir AFP.
"Saya bisa berlatih sekitar dua jam per hari di Adelaide. Beberapa hari lebih lama, dua jam 15 menit, dua jam 20 menit. Itu saja."
"Saya sudah melakukannya, menurut saya itu harus saya lakukan untuk siap. Sekaranglah saatnya untuk mulai bermain dan berlatih dengan rekan-rekan lain dan mari kita lihat apa yang terjadi."
Sebagian besar pemain telah keluar dari karantina dan petenis nomor dua dunia itu ingin kembali fokus pada tenis, meskipun pikirannya tertuju pada mereka yang terkunci di seluruh dunia.
"Saat kita tiba di sini, kita menjalani karantina ini. Tapi saya rasa itu sudah berakhir. Inilah saatnya untuk mulai membicarakan tenis," ujar Nadal.
"Itulah mengapa kami datang ke sini: untuk bermain tenis, untuk mencoba memberi kepada para penggemar di seluruh dunia dan kepada para penggemar di sini di Australia."
Baca Juga: Leicester Buang Percuma Kans Salip MU, Brendan Rodgers Kecewa Berat
"Untuk beberapa orang yang sangat menderita di rumah, kami mencoba memberikan hiburan yang baik untuk mereka. Satu-satunya cara untuk mewujudkannya adalah dengan pergi ke lapangan, mencoba yang terbaik."
Nadal memimpin Spanyol di Piala ATP, berupaya keras untuk menebus kesalahan setelah dikalahkan di final di Sydney tahun lalu oleh tim Serbia pimpinan Novak Djokovic.
Nadal, yang biasanya tidak bermain seminggu sebelum Grand Slam, mengatakan itu adalah pengalaman yang berbeda tahun ini, dengan turnamen tersebut dipotong menjadi 12 tim dari 24 sebelumnya dan semua pertandingan di Melbourne sebelum Australian Open.
"Ini situasi yang sangat tidak biasa bagi kebanyakan dari kami. Sebagian besar dari Anda yang mencermati tenis tahu saya tidak pernah bermain seminggu sebelum Grand Slam," tutur Nadal.
"Jadi ini sedikit baru dan merupakan situasi yang beda. Tapi di sinilah saya, sama seperti anggota tim lainnya, untuk mencoba yang terbaik setiap saat."
"Karena kami adalah tim, dan tim yang bagus, dengan pemain hebat, kami memiliki opsi berbeda. Semua orang siap bermain, dan bermain dengan level yang sangat kompetitif."
Berita Terkait
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia
-
Sejarah Baru Tenis Dunia: Novak Djokovic Tembus 400 Kemenangan Grand Slam
-
Aldila Sutjiadi Melaju ke Babak Kedua Australian Open, Tumbangkan Petenis Tuan Rumah
-
Debut Sensasional! Janice Tjen Tumbangkan Unggulan di Babak Pertama Australian Open 2026
-
Raymond/Joaquin Sabet Gelar S500 Perdana, Ingatkan pada Era The Minions
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Skandal Kickboxing Jatim: Atlet Putri Bongkar Dugaan Pelecehan, Menpora Erick Thohir Murka
-
Swiss Open 2026: Leo/Bagas Ungkap Kunci Kemenangan atas Pasangan Chinese Taipei
-
Swiss Open 2026: Teringkir di Babak Awal, Raymond/Joaquin Ungkap Penyebabnya
-
Swiss Open 2026: Ana/Meilysa Lolos ke Babak 16 Besar, Mau Main Tanpa Beban Lawan Pasangan China
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
-
Angkat Pamor Sport Tourism, 3 Kementerian Turun Tangan Dukung Malang Half Marathon 2026
-
Padukan Sensasi Olahraga dan Wisata Budaya, The Ultimate 10K Guncang 4 Kota Besar di Pulau Jawa
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu