Suara.com - Praveen Jordan hingga kini belum mengikuti latihan bersama di Pelatnas Cipayung. Asisten pelatih ganda campuran Indonesia Nova Widianto mengungkapkan kondisi terkini Praveen.
Menurut Nova, Praveen masih memerlukan istirahat karena sedang dalam masa pemulihan akibat cedera bahu yang dialaminya.
"Kemarin Jordan sudah MRI dan hasilnya memang ada peradangan dan robekan di area rotator cuff-nyam" ungkap Nova sebagaimana dikutip Antara dari laman resmi PBSI, Rabu (10/2/2021).
"Tadinya sudah mulai latihan hari ini, tetapi melihat hasil ini kami putuskan untuk mengistirahatkan dia. Nanti kalau sudah membaik kita mulai lagi pelan-pelan," ujarnya
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti harus kembali bersiap tampil dalam German Open pada 9-14 Maret sebelum berlaga pada All England 2021.
Nova menyebut masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan menyusul tidak tercapainya target yang diberikan PP PBSI dalam Leg Asia, Thailand, Januari lalu.
Pencapaian Praveen/Melati di Thailand memang tak begitu bagus. Masuk gelanggang sebagai pemain unggulan, mereka hanya mampu menjadi runner up di Yonex Thailand Open sebelum dikalahkan wakil tuan rumah Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.
Hasil lebih buruk harus mereka terima dalam Toyota Thailand Open karena tersingkir prematur sejak babak pertama. Sementara pada BWF World Tour Finals 2020, Praveen/Melati gagal lolos fase grup setelah menelan dua kekalahan.
Nova berharap setelah Praveen pulih dan bisa kembali ikut latihan, penampilan pasangan peringkat empat dunia itu bisa lebih menjaga mood dan gregetnya dalam setiap pertandingan.
“Jordan/Melati itu intinya satu, ketika mereka bisa menjaga moodnya dan gregetnya di setiap pertandingan kami tidak khawatir. Memang tidak selalu bisa jadi juara tapi setidaknya hasilnya akan bagus,”
“Dan yang kemarin sangat terlihat adalah komunikasi mereka hilang, tidak secair biasanya. Padahal itu kelebihan mereka. Biasanya ngobrol di lapangan enak, kami kasih masukan juga enak tapi kemarin hilang. Jadi banyak di non-teknisnya kalau mereka,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
BNI-PBSI Perkuat Langkah Atlet Indonesia di BAC 2026
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026