Suara.com - Pelatih kepala sektor ganda putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi menyebut anak latihnya perlu meningkatkan kekuatan toto tangan jelang All England 2021.
Hal itu disampaikan Herry Iman Pierngadi berdasarkan performa wakil ganda putra Merah Putih saat berlaga di tiga turnamen BWF World Tour leg Asia di Bangkok, pertengahan Januari lalu.
Dalam turnamen yang menggunakan sistem bubble demi meminimalisir penyebaran virus Corona itu, anak latih Herry IP tak mampu meraih gelar satu pun.
Hasil terbaik hanya datang dari pasangan gaek Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang menjadi finalis di ajang BWF World Tour Finals 2020.
"Dari Thailand, saya tahu ada beberapa yang harus diperhatikan, pertama daya tahan otot tangan. Karena kemarin kita kedodoran banget," kata Herry saat dihubungi Suara.com, beberapa waktu lalu.
Selepas leg Asia, wakil-wakil Indonesia memiliki waktu sekitar tiga pekan untuk mempersiapkan diri jelang tampil di dua turnamen BWF World Tour leg Eropa yakni Swiss Open 2021 dan All England 2021 yang bakal bergulir Maret mendatang.
"Tiga minggu persiapan pasti kita naikan otot tangannya, sampai fit dulu. Lalu dua minggu jelang berangkat, kita gabungkan dengan tekniknya," beber Herry.
"Tapi aspek teknik ini tidak terlalu karena rata-rata pemain sudah okelah. Jadi lebih banyak ke program untuk menaikan daya tahan otot tangannya," jelas juru taktik yang kerap dijuluki Naga Api.
Baca Juga: Ada Kevin/Marcus, Ini Daftar Wakil Indonesia di All England 2021
Tag
Berita Terkait
-
PBSI Sesalkan Batalnya German Open 2021
-
Top 5 Sport: Ini Alasan Tim Petronas Yamaha Rekrut Valentino Rossi
-
German Open 2021 Dibatalkan, Comeback The Minions Tertunda
-
Jelang Tur Eropa, Pebulu Tangkis Ganda Putra Indonesia Fokus Latihan Ini
-
Segudang Pekerjaan Rumah untuk Praveen/Melati Cs Jelang Tur Eropa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026