Sport / balap
Reky Kalumata
Fausto Gresini, manajer tim San Carlo Honda Gresini memberikan penghormatan kepada pebalap Italia Marco Simoncelli, yang meninggal dalam kecelakaan pada Grand Prix Malaysia 2011, di Sepang pada 18 Oktober 2012. Grand prix Malaysia dimulai 19 Oktober hingga 21. FOTO AFP / MOHD RASFAN MOHD RASFAN / AFP

Suara.com - Kabar duka datang dari ajang MotoGP. Bos tim Gresini Racing, Fausto Gresini, meninggal dunia di usia 60 tahun di Bologna, Italia pada Selasa (23/2/2021) setelah dua bulan dia terjangkit COVID-19.

Gresini juga merupakan peraih dua gelar juara dunia di kelas 125cc selama 12 musim membalap di kejuaraan dunia sebelum berganti karier mengurus tim.

Pria asal Italia itu berada dalam status koma terinduksi di rumah sakit di Bologna ketika ia terjangkit COVID-19 pada Desember namun meninggalkan rumah sakit setelah kondisinya membaik pada Januari.

Namun demikian ia masih mengalami masalah pernafasan dan komplikasi di paru-paru telah memaksa staf medis membuatnya dalam kondisi koma terinduksi kembali pada pertengahan Februari.

Baca Juga: Usai Line-up. Gresini Resmi Rilis Livery untuk Musim 2021

"Berita yang tidak ingin kami kabarkan, dan sayangnya kami terpaksa membagikannya kepada Anda semua," demikian pernyataan resmi Gresini Racing seperti dikutip Antara dari Antara.

"Setelah dua bulan berjuang melawan COVID, Fausto Gresini telah meninggal dunia, beberapa hari setelah genap berusia 60 tahun."

Sebagai pebalap, Gresini mengklaim kedua titelnya pada 1985 dan 1987, memenangi 10 balapan pertamanya di musim kedua yang ia juarai sehingga menjadi rekor yang masih bertahan hingga saat ini.

Dia juga meraih dua gelar juara dunia sebagai bos tim, di kelas 250cc pada 2001 lewat pebalap Jepang Daijiro Kato dan di kelas Moto2 lewat pebalap Spanyol Toni Elias pada 2010.

Kedua kejayaan itu diikuti tragedi bagi tim tersebut, ketika pada 2003 Kato meninggal dunia karena kecelakaan di Grand Prix Jepang dan pebalap Italia Marco Simoncelli mengalami kecelakaan fatal di Malaysia pada musim 2011.

Baca Juga: Tim Indonesia Racing Luncurkan Motor untuk Moto3 dan Moto2 2021

"Anggota tercinta keluarga MotoGP telah meninggalkan kita," demikian pernyataan bela sungkawa MotoGP di Twitter.

Komentar