Suara.com - Kabar duka datang dari ajang MotoGP. Bos tim Gresini Racing, Fausto Gresini, meninggal dunia di usia 60 tahun di Bologna, Italia pada Selasa (23/2/2021) setelah dua bulan dia terjangkit COVID-19.
Gresini juga merupakan peraih dua gelar juara dunia di kelas 125cc selama 12 musim membalap di kejuaraan dunia sebelum berganti karier mengurus tim.
Pria asal Italia itu berada dalam status koma terinduksi di rumah sakit di Bologna ketika ia terjangkit COVID-19 pada Desember namun meninggalkan rumah sakit setelah kondisinya membaik pada Januari.
Namun demikian ia masih mengalami masalah pernafasan dan komplikasi di paru-paru telah memaksa staf medis membuatnya dalam kondisi koma terinduksi kembali pada pertengahan Februari.
"Berita yang tidak ingin kami kabarkan, dan sayangnya kami terpaksa membagikannya kepada Anda semua," demikian pernyataan resmi Gresini Racing seperti dikutip Antara dari Antara.
"Setelah dua bulan berjuang melawan COVID, Fausto Gresini telah meninggal dunia, beberapa hari setelah genap berusia 60 tahun."
Sebagai pebalap, Gresini mengklaim kedua titelnya pada 1985 dan 1987, memenangi 10 balapan pertamanya di musim kedua yang ia juarai sehingga menjadi rekor yang masih bertahan hingga saat ini.
Dia juga meraih dua gelar juara dunia sebagai bos tim, di kelas 250cc pada 2001 lewat pebalap Jepang Daijiro Kato dan di kelas Moto2 lewat pebalap Spanyol Toni Elias pada 2010.
Kedua kejayaan itu diikuti tragedi bagi tim tersebut, ketika pada 2003 Kato meninggal dunia karena kecelakaan di Grand Prix Jepang dan pebalap Italia Marco Simoncelli mengalami kecelakaan fatal di Malaysia pada musim 2011.
Baca Juga: Usai Line-up. Gresini Resmi Rilis Livery untuk Musim 2021
"Anggota tercinta keluarga MotoGP telah meninggalkan kita," demikian pernyataan bela sungkawa MotoGP di Twitter.
"Fausto Gresini adalah rekan, teman bagi semua dan akan sangat dirindukan. Kami turut berbela sungkawa kepada keluarga dan orang-orang yang dicintai. Selamat beristirahat dengan tenang Fausto."
Gresini Racing tahun ini menggandeng Indonesian Racing, brand dari perusahaan manajemen olahraga Indonesia MP1, sebagai sponsor utama mereka di kelas Moto3.
Indonesian Racing juga menjadi salah satu sponsor tim Gresini di kelas Moto2.
Berita Terkait
-
Alex Marquez Berpeluang Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Cetak Sejarah, Produk Cokelat Asal Indonesia Resmi Jadi Sponsor Gresini Racing di MotoGP
-
Alex Marquez Catat Waktu Tercepat saat Tes Uji Coba MotoGP Sepang
-
Rahasia Alex Marquez Raih Hasil Sempurna di MotoGP Malaysia, Akui Ubah Strategi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko