Suara.com - Nama Amasya Manganang ramai diperbincangkan setelah Aprilia Manganang, mantan atlet voli yang mulanya dikenal berjenis kelamin perempuan ini ternyata seorang laki-laki usai alami Hipospadia. Tak heran, profil Amasya Manganang, kakak perempuan dari Aprilia, kini ikut jadi sorotan.
Amasya Manganang yang lebih dulu menjadi pemain voli professional dibanding dengan Aprilia, merupakan sosok panutan sang adik kala meniti karier. Untuk lebih jelasnya, simak sederet informasi mengenai profil Amasya Manganang berikut ini.
Profil Amasya Manganang
Anak dari pasangan Akip Zamrud Manganang dan Suryati Bori Lano ini bernama lengkap Amasya Anggraini Manganang ini lahir pada 9 April 1989 di Tahuna, Sulawesi Utara.
Perempuan yang memang lebih dulu terjun dunia olahraga voli ini terpaut usia 3 tahun dengan Aprilia, menjadikan dirinya sebagai panutan dan contoh bagi sang adik.
Amasya memang menjadi orang yang menginspirasi Aprilia untuk bermain voli namun faktanya, mereka berdua tidak pernah bermain untuk tim yang sama. Meski merupakan keluarga, rivalitas antara keduanya di arena diibaratkan kobaran api yang tak akan pernah bisa dipadamkan.
Bukti nyata rivalitas yang terjadi antara mereka berdua terjadi ketika Amasya yang bermain untuk Jakarta PGN Popsivo dan Apirilia yang bermain untuk Jakarta Electric PLN, laga yang diabeli ‘Perang Saudara’ oleh penikmat voli seluruh Indonesia ini memang menunjukan profesionalitas mereka berdua.
Bahkan kabarnya mereka berdua tidak berkomunikasi selama sebelum pertandingan, hal demikian bertujuan untuk menjaga konsentrasi masing-masing.
Karier Amasya Manganang
Baca Juga: Aprilia Manganang Terbukti Lelaki, PBVSI Pastikan Tak Tarik Penghargaan
Dilahirkan dari keluarga kurang beruntung tidak menjadikan Amasya untuk menjadi malas dan berpasrah pada keadaan. Sejak kecil ia dan adiknya sudah merasakan rasanya bekerja keras, Amasya kerap kali membantu ayahnya untuk mengupas buah kelapa, mencangkul di lading dan memanjat pohon.
Ketertarikan Amasya pada olahraga memang sudah terlihat sejak ia duduk di bangku SMP, ia memulai laga voli dari kelas antar kampung sampai akhirnya menginjak karir professional.
Pada 2018 Amasya dan Aprilia akhirnya bermain untuk tim yang sama, yaitu membela timnas voli Indonesia untuk bermain di Asian Games 2018.
Sosok yang Hangat dalam Keluarga
Faktanya dibalik tampilan tomboy dan macho Amasya Mangarang adalah sosok yang sangat hangat, hal itu ditunjukkan melalui unggahan Instagram yang diunggah oleh Aprilia. Foto yang menunjukan foto masa kecil mereka berdua seolah menggambarkan kehangatan yang ada diantara mereka berdua.
Kehangatan yang ditunjukan saat Amasya sedang bersama keluarga seolah-olah menepis kesan persaingan yang selama ini melekat pada Amasya dan Aprilia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia