Suara.com - Marcus Fernaldi Gideon sudah tak sabar untuk tampil di All England 2021. Meski demikian, dia mewanti-wanti agar semangat menggebunya tak jadi bumerang alias senjata makan tuan.
All England 2021 adalah turnamen perdana yang akan dimainkan Marcus dan sang partner, Kevin Sanjaya Sukamuljo, setelah absen kurang lebih selama satu tahun.
Pasangan ganda putra nomor satu dunia ini sejatinya punya kans untuk menjalani debut di tiga turnamen BWF World Tour leg Asia di Bangkok, Thailand, Januari lalu.
Namun mereka gagal tampil karena Kevin dinyatakan positif terinfeksi virus Corona beberapa hari jelang keberangkatan wakil Indonesia ke Negeri Gajah Putih.
“Pastinya excited karena sudah lama tidak bertanding, tapi yang penting harus dijaga supaya tidak berlebihan banget sih. Kalau latihan sudah baik, kita sudah mulai adaptasi di lapangan,” ucap Marcus dalam rilis, Rabu (17/3/2021).
Marcus mengaku tak hanya rindu atmosfer pertandingan. Dia mengaku juga haus untuk merasakan suasana meriah yang dihadirkan suporter di venue yang sayangnya hingga detik ini belum diperbolehkan menyaksikan secara langsung.
“Kalau kemarin latihan perdana lebih ke penyesuaian karena udara di sini juga dingin. Jamnya juga kan beda 7 jam. Hari ini mencoba main court," beber Marcus.
"Kalau yang dirindukan dari pertandingan salah satunya kehadiran supporter ya, tapi ya demi keamanan juga jadi mau bagaimana lagi,” tambahnya.
Kevin/Marcus akan melawan Jones Ralfy Jansen/Peter Kaesbauer (Jerman) pada babak pertama. Ini akan jadi pertemuan perdana kedua pasangan.
Baca Juga: Hasil PCR Negatif, Timnas Bulutangkis Indonesia Mulai Berlatih
Babak pertama All England 2021 dijadwalkan berlangsung hari ini, Rabu (17/3/2021) pukul 16.00 WIB.
Namun karena adanya peserta yang terpapar Covid-19, partai pembuka ditunda lima jam dan keputusan akhir akan disampaikan BWF pasca manager meeting pada pukul 17.30 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Sudah Adaptasi Lapangan, Fajar/Rian Siap Tancap Gas di All England 2021
-
Jadwal All England 2021 Hari Ini, Siaran Langsung & Live Streaming
-
7 Partisipan Terpapar Covid-19, Pembukaan All England 2021 Mundur
-
All England 2021: Jordan / Melati Enggan Terbebani Status Juara Bertahan
-
All England 2021: Apriyani Mantapkan Persiapan Teknik dan Fisik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko