Suara.com - Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP melakukan inspeksi langsung untuk melihat proses pembangunan Sirkuit Mandalika di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Rabu (7/4/2021).
Selan melihat kesiapan trek, kedatangan Dorna Sports merupakan rangkaian dari pra-Homologasi venue yang diklaim sebagai satu-satunya sirkuit jalan raya di MotoGP saat ini.
Perwakilan Asosiasi Mandalika Grand Prix (MGPA), Dyan Dilato mengatakan bahwa Dorna Sports sejatinya terus memantau pembangunan sirkuit dari jarak jauh via video yang diambil menggunakan drone.
Namun, selepas MotoGP 2021 merampungkan dua seri yakni MotoGP Qatar dan MotoGP Doha, Dorna Sports disebut ingin melihat proses pembangunan Sirkuti Mandalika secara langsung.
"Mereka telah melihat trek menggunakan (Drone), tetapi mereka ingin melihatnya secara langsung. Jadi sebagai persiapan untuk homologasi pada Juni 2021, kita harus melakukan pemeriksaan pra-trek terlebih dahulu," beber Dyan Dilato dikutip Crash, Kamis (8/4/2021).
Mandalika menjadi satu-satunya sirkuit berstatus cadangan resmi yang tersisa untuk MotoGP 2021 --di mana Igora Drive di Rusia telah dicoret.
Saat ini, pembangunan Sirkuit Mandalika disebut telah mencapai 55-60 persen jelang proses homologasi yang dijadwalkan berlangsung Juni 2021.
"Pengaspalan lapis pertama akan berlanjut hingga Maret 2021. Pengaspalan lapis kedua dan lapis terakhir ditargetkan selesai pada Mei 2021,” tulis MGPA dalam rilis resminya.
Setelah dihomologasi, dan tunduk pada pembatasan perjalanan Covid, Sirkuit Mandalika akan tersedia menjadi venue balapan apabila salah satu seri MotoGP 2021 ditunda atau dibatalkan.
Baca Juga: Valentino Rossi Merasa Kurang Dihargai Pebalap Muda
Skenario seperti itu bukan mustahil terjadi mengingat musim lalu, Sirkuit Portimao masuk ke dalam kalender putaran ke-3 karena penundaan MotoGP Argentina dan MotoGP Amerika Serikat.
Crash menyebut Dorna Sports sangat percaya diri seri balapan di kawasan Eropa bisa terselenggara dengan baik, tetapi pertanyaan masih menggantung untuk seri di luar benua biru seperti Jepang, Thailand, Australia dan Malaysia.
Jika masuk ke dalam kalender MotoGP 2021, Sirkuit Mandalika akan jadi tuan rumah pertama MotoGP Indonesia sejak kali terakhir menyelenggarakannya pada 1997.
Berita Terkait
-
Dorna Sports Tinjau Sirkuit Mandalika Lombok
-
MotoGP: Dorna Sports Tinjau Kesiapan Fasilitas di Bandara Lombok
-
Valentino Rossi Malas Balapan Dua Kali Beruntun di Trek yang Sama
-
Start Terdepan di MotoGP Doha, Martin Kenang Jasa Espargaro dan Vinales
-
Jelang MotoGP Doha, Francesco Bagnaia Hadapi Dilema Strategi
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis