Suara.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memanggil skuad tunggal putra untuk mengikuti program konsultasi pemenuhan gizi dan nutrisi.
Jonatan Christie dan kawan-kawan menjalani sesi tanya jawab dengan dua dokter spesialis ahli gizi Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Vetinly dan Paulina.
"Tujuan dari pemanggilan dan ini sebenarnya untuk memberikan edukasi bagaimana makanan yang sesuai untuk atlet karena kebutuhan kalori mereka berbeda dengan orang biasa," kata dr. Vetinly dalam rilis.
Konsultasi gizi dan nutrisi dianggap dua ahli gizi baru Pelatnas PBSI itu sebagai hal krusial. Asupan yang tepat dapat mendongkrak performa para pebulutangkis.
"Saat ini kami masih terus melakukan evaluasi dan observasi secara menyeluruh. Ada yang kami ubah sedikit dari pola makan, misalnya ada beberapa atlet yang tidak bisa langsung makan sekaligus dalam jumlah besar," beber Vetinlu.
"Oleh sebab itu frekuensi makannya kami pecah agar kalorinya tetap terpenuhi tapi porsinya menjadi kecil-kecil," tambahnya.
Dalam sesi konsultasi itu, tim ahli gizi PBSI juga ingin mengetahui lebih dalam asupan apa yang diinginkan atlet. Apabila dirasa baik, maka selanjutnya ahli gizi akan menyetujui permintaan atlet.
Selain itu mereka juga akan memantau komposisi gizi yang diberikan kepada atlet dan pengaruhnya di lapangan. Namun sejauh ini atlet mengaku asupan yang diberikan berdampak positif.
"Kami juga ingin tahu dengan menu dan komposisi yang sekarang kami berikan itu bagaimana pengaruhnya di lapangan. Tadi ada atlet yang mengatakan kalau sekarang daya tahan lebih bagus dan kuat," kata Paulina.
Baca Juga: Pebulutangkis RI Jarang Main Rangkap, Richard Mainaky Ungkap Alasannya
Ahli gizi berharap kegiatan ini membuat atlet bisa mengatur pola makan tanpa mengalami tekanan.
"Kami maunya atlet bisa mencukupi kebutuhan nutrisi tanpa merasa tertekan. Kami mau mereka tahu cara makan yang benar tapi menyenangkan. Kalau sudah tercukupi nanti latihannya bisa maksimal dan prestasi tambah baik," ujar Vetinly sebagaimana dilansir Antara.
Berita Terkait
-
Top Sport: Pengadilan Batalkan Tuduhan, McGregor Bebas dari Kasus Pelecehan
-
Garang di Lapangan, Leo Carnando Ternyata Takut Jarum Suntik
-
Makin Mesra, Jonatan Christie dan Shania eks JKT48 Berbalas Rayuan di IG
-
Top 5 Sport: Warriors Hajar Nuggets, Stephen Curry Ukir Rekor Bersejarah
-
Richard: PBSI Tak Asing dengan Metode Main Rangkap
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field