Suara.com - Atlet National Paralympic Committee (NPC) Indonesia cabang angkat berat Ni Tengah Widiasih menjuarai World Para Powerlifting World Cup 2021 yang digelar di Bangkok, Thailand, Jumat (7/5/2021).
Turun dalam kelas 41 kg, Ni Tengah Widiasih berhak atas medali emas setelah mencatatkan angkatan 96 kg pada percobaan ketiganya, demikian catatan laman resmi kejuaraan.
Namun catatan di World Para Powerlifting World Cup 2021 itu belum melampaui angkatan 97 kg yang ditorehkannya pada Asian Para Games 2018 di Jakarta-Palembang.
Dia pun membagikan ungkapan rasa syukur atas kemenangannya itu melalui akun Instagram pribadinya, @widia_angel.
“Awal tahun 2021 yang baik. Terima kasih untuk semua atas doa dan dukungannya yang membuat hari ini Merah Putih dan Indonesia berkumandang,” tulisnya seperti dimuat Antara.
Ni Tengah Widiasih menjadi salah satu atlet NPC Indonesia yang sudah dipastikan lolos ke Paralimpiade 2020 Tokyo kendati babak kualifikasi masih berlangsung.
Selain Ni Tengah Widiasih, atlet Indonesia lainnya yang sudah dalam posisi aman menuju Paralimpiade Tokyo adalah atlet para tenis meja, Dian David Mickael Jacobs dan Komet Akbar, Saptoyogo Purnomo dan Kharisma Evi Tiarani (atletik), Syuci Indiani (renang), Muhammad Fadil Imammuddin (balap sepeda), dan dua atlet para menembak, Bolo Triyanto serta Hanik Puji Astuti.
Sisanya diamankan cabang bulu tangkis yang paling tidak enam pemainnya masuk daftar aman Paralimpiade, yakni Dheva Anrimusthi, Hary Susanto, Fredy Setiawan, Ukun Rukaendi, Leani Ratri Oktila, dan Khalimatus Sa’diyah.
Baca Juga: Luis Suarez Vs Messi di Laga Barcelona Vs Atletico Madrid, Koeman: Aneh
Berita Terkait
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Krisis Bek Kiri Timnas Indonesia: Pratama Arhan Naik Meja Operasi Jelang FIFA Series 2026
-
Pratama Arhan Naik Meja Operasi, Bangkok United Ungkap Kondisi Bek Timnas Indonesia
-
Langkah Buriram dan Bangkok United di LCA, Mampukah Sandy Walsh dan Arhan Beri Kejutan Besar?
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Comeback di Gim Kedua, Fajar/Fikri Satu-satunya Wakil yang Tembus Semifinal BAC 2026
-
Sudah Unggul 20 Poin, Jonatan Christie Akui Momen Krusial Jadi Penentu Kekalahan
-
Dari Kawan Jadi Lawan, Saat Yudha dan Pandu Saling Lempar Psywar Jelang IBL All-Star 2026
-
2 Bintang Satria Muda Pamit! IBL All-Star 2026 Jadi Laga Perpisahan
-
Perebutan Ketum PB Percasi 2026-2030 Mengarah ke Agustiar Sabran
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan